Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
  • Sejak Harga Plastik Naik, Hampir Semua Bahan Kebutuhan Ikut Melangit, Pedagang Mengeluh Sepi
  • Sering Terjadi Lakalantas di Perempatan Unmer Tonatan, Dishub akan Pasang Speedbump
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • September
  • 4
  • PMI Asal Pohijo Sampung Alami Kecelakaan Kerja di Hong Kong, Tak Bisa Berjalan Karena Cedera Punggung
  • Jelajah

PMI Asal Pohijo Sampung Alami Kecelakaan Kerja di Hong Kong, Tak Bisa Berjalan Karena Cedera Punggung

Gema Surya FM Kamis 4 September 2025 | 11:11 WIB
Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Harapan Yani, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Hong Kong untuk pulang ke kampung halaman, Pohijo, Sampung, 1 September 2025 kandas sudah.

Ini setelah yang bersangkutan harus terbaring lemah di rumah sakit setempat Prince of Wales City One karena mengalami cedera pada tulang belakangnya.

PMI yang bekerja sejak tahun 2013 tersebut mengalami kecelakaan kerja usai membersihkan dinding rumah majikan.

Kepala Desa Pohijo, Sampung, Hartanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, di mana ada warganya yang mengalami kecelakaan kerja, yakni terjatuh dua bulan lalu.

Usai mendengar kabar itu pihaknya langsung menemui keluarga yang di rumah bahkan disambungkan langsung dengan Yani.

“Ternyata mengalami penyakit patah tulang. Akhirnya di rumah sakit itu (Prince of Wales City One)” Kata Hartanto.

Hingga Kamis, 4 September 2025, melalui sambungan telepon, warganya tersebut kondisinya sudah baik namun belum bisa berjalan karena punggungnya sakit. Padahal rencananya pada 1 September lalu akan pulang kampung sehingga akhirnya harus ditunda menunggu kesembuhan.

Warganya itu memiliki satu anak usia SMA dan meminta doa masyarakat Ponorogo untuk segera diberi kesembuhan. Mewakili pemerintah desa, pihaknya hanya bisa mendoakan agar segera pulih dan beraktivitas kembali.

Selain itu, ia meminta Dinas Tenaga Kerja Pemkab Ponorogo ikut melakukan pemantauan.

Beruntung teman-teman sesama PMI sangat baik dan selama ini mendampingi warganya tersebut selama berada di rumah sakit.

“Kondisi terakhir kalau dari suaranya diajak komunikasi itu sudah lancar mbak,” pungkas Hartanto. (rl/ab)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Polisi Akan Bawa Pelaku Dugaan Pembunuhan Pasutri Pomahan Pulung ke RSUD Dr. Harjono Untuk Test Kejiwaan
Next: Desa Tugurejo Slahung Siap Dukung Ponorogo Jadi Kabupaten Sehat

Related Stories

dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB
ugikkk
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:51 WIB
POLL
  • Jelajah

Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.