Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • November
  • 13
  • Pria Asal Desa Singkil Balong Ini Sulap Limbah Kayu Bisa Jadi Panah Tradisional
  • Headline
  • Jelajah

Pria Asal Desa Singkil Balong Ini Sulap Limbah Kayu Bisa Jadi Panah Tradisional

Gema Surya FM Sabtu 13 November 2021 | 15:21 WIB
panah

Mahmud Danuri 35 tahun Warga Jalan Bangunsari, Desa Singkil, Kecamatan Balong, benar benar kreatif .  Pasalnya menyulap limbah kayu bisa jadi panah tradisional dengan nilai jual yang tinggi . Mahfud mengatakan sering kali menggunakan kayu bekas bahan mebelnya untuk memenuhi pesanan panah tradisional dari para Pelanggan . 

Ide untuk memanfaatkan limbah kayu menjadi panah tersebut datang saat ada saudaranya yang beli satu set panah lengkap dengan anak panahnya dari Solo pada tahun 2016 .  Lanjut Mahmud, dirinya memang sudah punya ilmu kriya kayu sedari dirinya menempuh jurusan kriya kayu di SMKN 1 Pacitan . Selain itu, ilmunya tersebut juga terus diasah di kehidupan sehari-harinya saat menggarap berbagai produk mebel . Ia mencoba bereksperimen dulu dengan melihat di internet, YouTube dan di praktikkan . 

Produk pertamanya ia jual ke Solo melalui media sosial , dirinya kaget ketika 3 (tiga) set panah yang ia produksi pertama langsung ludes terjual dengan harga Rp 300 ribuan . Karenanya , Mahmud pun semakin semangat untuk memproduksi panah tanpa harus menunggu adanya limbah dari mebel yang ia produksi . Puncaknya pada tahun 2017 hingga 2018, pesanan yang masuk ke Mahmud semakin banyak .  Hingga dirinya keluar dari pekerjaannya sebagai guru honorer di SD dan MA untuk memenuhi pesanan panah tersebut . 

Sempat dalam seminggu dirinya memproduksi 20 bow (busur) ditambah 40 anak panah . Pada tahun 2017-2018 kata Mahmud memang banyak even panahan sehingga ia juga sering ikut pameran . Dalam satu bulan rata-rata ia bisa memproduksi 30-40 bow atau jika dirupiahkan omzetnya bisa mencapai Rp 15 – 20 juta . 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 2 Warga Di Dukuh Sekayu Desa Gandu Kepuh Harus Ngungsi Setiap Musim Hujan, Karena Rumahnya Tergerus Arus Sungai
Next: 9 Dinas Masih Dibiarkan Kosong, Menunggu Lelang Jabatan

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.