Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Oktober
  • 22
  • Solar Sulit Didapat, Bus AKAP Sering Terlambat Masuk Terminal Seloaji
  • Headline
  • Jelajah

Solar Sulit Didapat, Bus AKAP Sering Terlambat Masuk Terminal Seloaji

Gema Surya FM Jumat 22 Oktober 2021 | 08:46 WIB
Bus

Sulitnya mendapatkan solar juga berdampak pada angkutan umum khususnya bus, baik Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi ( AKAP). Mereka harus mengantri untuk memperoleh solar bahkan hingga 1 jam. Kadang juga harus pindah ke SPBU lainnya untuk memperoleh solar. Sehingga berdampak pada waktu kedatangan di terminal Seloaji Ponorogo yakni molor 1 hingga 2 jam. 

Kristian sopir bus PO Gunung Harta jurusan Ponorogo – Jakarta mengakui sulit mencari solar apalagi masuk daerah Jawa Tengah. Dirinya harus pindah- pindah SPBU untuk mengisi solar. Lanjut lelaki 34 tahun warga Wonogiri tersebut kalau pun dapat solar dibatasi pembeliannya yakni 200 ribu hingga 300 ribu. Padahal sekali berangkat membutuhkan solar senilai 1 juta rupiah untuk sekali perjalanan. Masih kata Kristian, untuk wilayah Jakarta sendiri tidak begitu sulit mengisi solar.

Hal yang sama juga dikatakan Sadiyono sopir PO Restu jurusan Ponorogo – Surabaya – Malang, perusahaannya terpaksa tidak memberangkatkan 5 unit armada busnya karena tidak memperoleh solar. Dirinya pun saat membawa penumpang dari Surabaya ketika mencari solar di KM 725 tol Madiun- Surabaya ternyata sudah habis. 

Akhirnya dirinya baru memperoleh solar di Caruban. Belinya pun dibatasi senilai 300 ribu itu pun harus antri hingga 1 jam. Padahal masih kata lelaki asal Malang tersebut, saat di SPBU kendaraan angkutan umum juga tidak memperoleh prioritas tanpa harus mengantri. Pihaknya berharap stok solar kembali aman, sehingga tidak perlu ada antrian lagi dan kesulitan mencari solar.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Musim Penghujan Datang, Warga Berburu Bibit Alpukat Aligator
Next: Musim Penghujan, Dinas PUPR Mulai Rawat Jaringan Irigasi

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.