Tanah Longsor Terjang Rumah Warga Pulung dan Ngebel

Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Serag, Pulung, Ahad siang (14/02) menyebabkan tebing yang berada di belakang rumah milik Toimun warga setempat, longsor. Untungnya, dari kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja, longsoran tanah sempat menerjang bagian dapur rumah sehingga dindingnya jebol.


Seperti disampaikan Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, dimana tebing setinggi 8 (delapan) meter dan lebar 15 meter ambrol dan material longsornya menimpa bagian dapur. Setelah mendapat laporan, pihaknya bersama Warga, Perangkat Desa, Polsek dan Koramil segera bahu membahu kerja bakiti membersihkan longsoran tanah. Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi longsor susulan. Hal itu mengingat, tebing dalam keadaan basah dan labil sehingga cukup berbahaya.

Lebih lanjut dikatakan, selain di Serag, Pulung, tanah longsor juga terjadi di Desa Ngrogung Ngebel karena intensitas hujan yang tinggi sejak Ahad siang (14/02). Tebing yang berada di samping rumah Supriyono dan Suparni longsor dan menutup sebagaian badan jalan. Kedua rumah warga itu terancam longsor mengingat jarak dengan titik longsor hanya 2 meter. Sejauh ini, pihaknya masih mendata total kerugian akibat bencana alam itu. (ia/rl)

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •