Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • 2 Remaja Pengendara Motor Tabrak Pohon di Telaga Ngebel, 1 Orang Meninggal Dunia
  • Didaftarkan Haji Sejak Usia 2 Tahun, Remaja 15 Tahun Jadi JCH Termuda Ponorogo
  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Agustus
  • 26
  • Kisah Edi Triono, Nekat Jual Lemari Dan Gerobak Untuk Biayai Pemakaman Mertua
  • Jelajah

Kisah Edi Triono, Nekat Jual Lemari Dan Gerobak Untuk Biayai Pemakaman Mertua

Gema Surya FM Kamis 26 Agustus 2021 | 07:57 WIB
PUS
Postingan Edi yang viral di media sosial / Foto: Dokumentasi

Masa pandemi menyisakan banyak cerita duka bagi warga Ponorogo yang keluarganya meninggal dunia karena covid-19, salah satunya Edi Triono, warga RT 01 RW 01 Tatung Balong yang harus kehilangan kakak kandung dan mertua dalam waktu yang nyaris bersamaan. Akibatnya dia dan keluarganya harus isolasi mandiri di Rumah sehingga tidak bisa bekerja. Yang membuatnya bingung ketika harus membiayai pemakaman Almarhum yang ternyata dibebankan kepada keluarga, padahal saat itu tidak memiliki uang sepeserpun.

Jenazah  ayah mertua harus segera dimakamkan tapi harus menunggu lama gara-gara keluarganya tidak mampu menyiapkan uang sebesar 1,5 juta rupiah, akhirnya ditengah dia dan keluarga yang masih harus isoman juga harus telpon sana-sini untuk meminjam uang, beruntung ada yang bersedia menalangi dahulu sehingga mertuanya akhirnya dimakamkan secara protokol kesehatan. Diakui jika kejadian tidak mengenakan tersebut terjadi Seminggu lalu dimana untuk kakak kandungnya tidak ada masalah karena pemakaman berada di satu Desa, yang menjadi soal adalah ayah mertua mengingat pemakamannya dilakukan di salah satu kelurahan kawasan Jenangan dimana almarhum berasal. 

Saat ini dirinya tengah berupaya untuk membayar hutang 1,5 juta tersebut dengan cara menjual lemari dan gerobak di medsos, selama PPKM selain tidak bisa bekerja lagi usahanya sebagai tukang permak baju di pasar juga sepi. Harapannya Pemerintah tidak setengah-setengah dalam membiayai  pemakaman pasien covid-19 yang meninggal dunia, sebab jika biaya tersebut dibebankan anggota keluarga apalagi dari kalangan tidak mampu sangat memberatkan. (rl)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: BPUM Tahap 4 Dibuka Lagi, Terakhir Mendaftar 13 September 2021
Next: Bupati Mematok Kriteria Calon Kadinkes, Tahu Akan Dunia Kesehatan

Related Stories

ngebel
  • Jelajah

2 Remaja Pengendara Motor Tabrak Pohon di Telaga Ngebel, 1 Orang Meninggal Dunia

Gema Surya FM Sabtu 25 April 2026 | 17:27 WIB
WhatsApp Image 2026-04-25 at 13.01.36
  • Jelajah

Didaftarkan Haji Sejak Usia 2 Tahun, Remaja 15 Tahun Jadi JCH Termuda Ponorogo

Gema Surya FM Sabtu 25 April 2026 | 14:23 WIB
qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.