Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Juni
  • 24
  • Peternak Sapi Perah di Krisik, yang Buang Limbah Kotoran di Sungai, Wajib Buat Pupuk Organik
  • Jelajah

Peternak Sapi Perah di Krisik, yang Buang Limbah Kotoran di Sungai, Wajib Buat Pupuk Organik

Gema Surya FM Kamis 24 Juni 2021 | 10:16 WIB
Krisik

Langkah solutif dilakukan pemerintah desa Krisik Pudak menyikapi keluhan warga tentang tercemarnya sungai akibat limbah kotoran sapi perah. Desa yang dipimpin Irwan Santoso tersebut, tidak mencari kambing hitam dengan menyalahkan peternak namun memberikan solusi terbaik. Kepada gema surya Irwan Santoso mengaku,  mengumpulkan para peternak sapi perah untuk dilakukan pembinaan dengan menggandeng pihak-pihak terkait. Memang belum semua peternak namun perwakilan dimana satu dukuh diambilkan satu peternak sapi.

Diakui jika selama ini, limbah kotoran sapi banyak yang dibuang langsung ke sungai dan juga ladang. Ini karena peternak tidak mau repot menyusul setiap pagi sudah disibukkan dengan pemerasan susu. Namun dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk organik dengan menggunakan bahan baku kotoran sapi, harapannya sungai di wilayah Pudak akan bersih. Pihaknya mewajibkan semua peternak yang selama ingin mengalirkan limbah kotorannya ke sungai, untuk membuat pupuk organik. Pembinaan sekaligus pelatihan tersebut langsung mengundang Dinas pertanian, dosen dari salah satu perguruan tinggi dan praktisi pembuat pupuk organik kades Bringinan Jambon. Pihak desa juga berjanji akan menganggarkan dana melalui dana desa untuk peralatan pembuatan pupuk organik.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Jalan HOS Cokroaminoto Dipasang 10 Kamera Pengintai
Next: Petani Kalimalang Resah, Jagung Siap Panen Daunnya Kering hingga Serangan Tikus

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.