Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2021
  • Maret
  • 18
  • Kopi Ethek, Solusi Ngopi di Sawah dan Cukup Bayar Dengan Gabah
  • Jelajah

Kopi Ethek, Solusi Ngopi di Sawah dan Cukup Bayar Dengan Gabah

Gema Surya FM Kamis 18 Maret 2021 | 10:36 WIB
Kopi ethek
Kopi Ethek, Solusi Ngopi di Sawah dan Cukup Bayar Dengan Gabah

Musim panen tiba, warga pun bersuka cita. Ada satu keunikan di kawasan persawahan desa Pijeran Siman saat datang musim panen, yang mungkin tidak bisa ditemui di daerah lain yakni penjual kopi. Penjual kopi yang satu ini unik lantaran menjajakan dagangannya di area persawahan. Lebih unik lagi pembayaran menggunakan sistem barter yakni dengan Gabah.

Sunarto Kades Pijeran Siman bercerita kepada gema surya, hadirnya penjual kopi pikul atau sering disebut ethek ini sangat ditunggu-tunggu warga yang sedang panen. Hal ini lantaran merekalah yang sesaat bisa meredakan rasa haus dan lapar ditengah aktivitas panen yang cukup menguras tenaga. Ethek biasanya selain kopi juga membawa jajanan seperti pisang goreng, gandos, dan lain-lain yang tidak bisa ditemui di kawasan kota.

Selain itu, lanjut Kades, berjualan kopi ethek ini juga merupakan tradisi yang harus dilestarikan karena sudah tak banyak lagi yang mau menekuninya. Saat ini di pijeran masih ada 5 ethek yang setiap harinya berjualan dari pagi hingga siang di wilayah persawahan masing-masing. Setiap ethek mempunyai kawasan jualannya sendiri agar tidak saling berpapasan. Nanti di sore hari mereka akan kembali ke area persawahan untuk mengambil gabah yang diberikan sebagai ganti uang pembelian kopi ethek tadi. Pihaknya berharap tradisi ini bisa diwariskan secara turun menurun di Pijeran Siman.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Apes 8 Tabung Gas Milik Warung Mie Ayam di Timur Pasar Condong Dicuri
Next: Cinta Pada Burung, Pasangan Pengantin di Ponorogo Memilih Mas Kawin Burung Kenari

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.