Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Bakar Sampah Berujung Kebakaran Lahan di Pangkal Sawoo, Nyaris Merembet ke Rumah Warga
  • Lubang Jalan di Jalan Margo Utomo Demangan Siman Sering Makan Korban, Warga Desak Pemkab Lakukan Perbaikan
  • Iseng Gunakan Mur untuk Cincin, Panggil Damkar Satpol PP
  • Kejari Sita Lagi Rp1,049 M dari Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo
  • Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun, DLH Klaim Warga Mulai Sadar Kebersihan
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 21
  • DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru
  • Headline
  • Jelajah

DPRD Jatim Sidak Aktivitas Pertambangan di Wilayah Ngebel, Komisi D akan Tolak Penambahan Lokasi Tambang Baru

Gema Surya FM Rabu 21 Januari 2026 | 13:02 WIB
ld.jpg

Keberadaan aktivitas pertambangan di wilayah Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, mendapat atensi khusus dari Komisi D DPRD Jawa Timur. Bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita, Komisi D DPRD Jatim turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pertambangan di Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Selasa sore, 20 Januari 2026.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Atika Banowati, mengatakan sidak tersebut dilakukan untuk mengecek legalitas serta dampak aktivitas pertambangan yang beroperasi di kawasan wisata Ngebel.

“Kami datang untuk mengecek legalitas sekaligus dampak dari aktivitas pertambangan yang ada di wilayah Ngebel,” ujar Atika Banowati.

Menurutnya, aktivitas tambang berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan dan sektor pariwisata. Ia menegaskan, jika suatu wilayah telah ditetapkan sebagai kawasan wisata, semestinya tidak dibarengi dengan aktivitas pertambangan.

“Kalau kawasan ini sudah ditetapkan sebagai kawasan wisata, seharusnya tidak ada aktivitas tambang. Sangat sulit memadukan kegiatan wisata dan tambang dalam satu lokasi yang sama,” tegasnya.

Atika juga mewanti-wanti agar tidak ada penambahan izin tambang baru di kawasan Ngebel demi menjaga keberlangsungan sektor pariwisata. Ia menilai Ngebel memiliki potensi wisata yang besar dan harus dilindungi dari kerusakan lingkungan akibat eksploitasi mineral.

“Kami mengingatkan agar tidak ada lagi penambahan izin tambang baru. Jika ini dibiarkan, maka daya tarik Ngebel sebagai destinasi wisata unggulan akan terancam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Komisi D DPRD Jawa Timur berkomitmen untuk terus melakukan pendataan dan evaluasi terhadap jumlah tambang yang beroperasi, khususnya di wilayah Kecamatan Ngebel dan Jenangan.

“Kami akan terus mendata dan mengevaluasi tambang-tambang yang ada di Ngebel dan Jenangan. Meski izin dikeluarkan oleh provinsi, rekomendasi teknisnya tetap berasal dari pemerintah kabupaten,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan bahwa dari total tambang yang beroperasi di Kabupaten Ponorogo, hanya sembilan lokasi yang mengantongi izin resmi. Tambang berizin tersebut tersebar di Kecamatan Jenangan, Ngebel, hingga Sawoo.

“Dari seluruh tambang yang ada di Ponorogo, hanya sembilan yang memiliki izin resmi,” ungkap Lisdyarita.
Lisdyarita menegaskan, pemerintah daerah akan turun langsung untuk mengecek keberadaan tambang ilegal di lapangan. Jika ditemukan masih beroperasi dan tidak sesuai regulasi, pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas.

“Kami akan cek langsung ke lapangan. Jika masih ada tambang ilegal yang beroperasi dan tidak sesuai aturan, tentu akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Selain itu, Lisdyarita juga mengingatkan agar aktivitas angkutan tambang mematuhi aturan, termasuk larangan membawa muatan berlebih dan melakukan modifikasi bak kendaraan.

“Angkutan tambang dilarang membawa muatan melebihi batas atau memodifikasi bak untuk menambah kapasitas. Semua harus sesuai standar, termasuk wajib menggunakan penutup bak agar tidak membahayakan dan mengganggu pengguna jalan lain,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Dukung Sunatan Massal di Aceh Tengah
Next: Ular Banjang Taring Dievakuasi Damkar dari Rumah Warga Wotan Pulung Ponorogo

Related Stories

Bakar Sampah Berujung Kebakaran (Foto: Bambang Supeno)
  • Headline
  • Jelajah

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Lahan di Pangkal Sawoo, Nyaris Merembet ke Rumah Warga

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 12:06 WIB
Lubang Jalan di Jalan Margo Utama Demangan Siman Sering Makan Korban (Foto: Agus)
  • Headline
  • Jelajah

Lubang Jalan di Jalan Margo Utomo Demangan Siman Sering Makan Korban, Warga Desak Pemkab Lakukan Perbaikan

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 11:41 WIB
Mur Tersangkut di jari karna Iseng (Foto: Bambang Supeno)
  • Headline
  • Jelajah

Iseng Gunakan Mur untuk Cincin, Panggil Damkar Satpol PP

Gema Surya FM Kamis 13 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.