Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun, DLH Klaim Warga Mulai Sadar Kebersihan
  • PDAM Macet, Puluhan KK di Dukuh Dungus Karangpatihan Pulung Dilanda Krisis Air Bersih
  • Pemkab Ponorogo Gelar Berbagai Lomba Agustusan, Diikuti ASN Semua OPD
  • Banyak Dapur SPPG yang Tawar Telur Ayam Harga Rendah, Peternak “Ngadu” ke Provinsi
  • Lagi, Helm Cargloss Jadi Incaran Maling, Raib Saat Pemilik Nonton Reog di Ngasinan Jetis
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Agustus
  • 6
  • Menurun Drastis Permintaan Empon-Empon Instan, Pengusaha Mengeluh
  • Headline
  • Jelajah

Menurun Drastis Permintaan Empon-Empon Instan, Pengusaha Mengeluh

Gema Surya FM Kamis 6 Agustus 2026 | 11:18 WIB
Permintaan Empon Empon Menurun (Foto: Ilustrasi)

Permintaan Empon Empon Menurun (Foto: Ilustrasi)

Musim bediding yang melanda Kabupaten Ponorogo tahun ini ternyata tidak membawa berkah bagi pelaku usaha empon-empon. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika cuaca dingin mampu mendongkrak permintaan produk herbal seperti jahe, kunyit, dan temulawak, kali ini penjualan justru mengalami penurunan drastis. Bahkan, dalam dua bulan terakhir, permintaan empon-empon instan merosot hingga lebih dari 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Salah satu produsen empon-empon di Ponorogo, Wendi, mengaku kondisi tersebut sangat memengaruhi usahanya. Selama ini ia memproduksi berbagai jenis minuman herbal instan yang siap seduh, mulai dari jahe, kunyit, temulawak hingga wedang uwuh dan daun kelor. Produk-produknya tidak hanya dipasarkan di Ponorogo, tetapi juga dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Namun, penurunan permintaan membuat volume penjualannya merosot tajam.

“Sudah sekitar dua bulan terakhir penjualan sangat sepi. Kalau biasanya saat musim dingin kami bisa menjual sekitar 500 bungkus empon-empon instan per hari, sekarang kurang dari 100 bungkus. Padahal produk kami dipasarkan tidak hanya di Ponorogo, tetapi juga ke berbagai daerah di Indonesia,” ujar Wendi.

Menurut Wendi, penyebab pasti turunnya permintaan belum diketahui. Namun, banyak pelanggan maupun pelaku usaha yang mengaitkannya dengan kondisi ekonomi yang sedang lesu sehingga daya beli masyarakat ikut menurun. Dampak penurunan penjualan juga dirasakan para petani pemasok bahan baku karena kebutuhan empon-empon dari produsen ikut berkurang. Akibatnya, harga berbagai komoditas empon-empon di tingkat petani mengalami penurunan cukup signifikan.

“Karena permintaan turun, kami juga mengurangi pembelian bahan baku dari petani. Dampaknya harga di tingkat petani ikut anjlok. Kunyit yang sebelumnya mencapai Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilogram sekarang sekitar Rp20.000. Jahe kering yang dulu di atas Rp100.000 kini tinggal sekitar Rp65.000 per kilogram, sedangkan temulawak turun dari sekitar Rp15.000 menjadi Rp8.500 per kilogram,” kata Wendi.

Meski penjualan masih lesu, Wendi tetap mempertahankan usahanya dengan menyediakan berbagai pilihan produk herbal instan, termasuk wedang uwuh dan olahan daun kelor. Ia berharap kondisi perekonomian segera membaik sehingga permintaan empon-empon kembali meningkat dan harga hasil panen petani dapat kembali stabil.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Sempat Menegangkan Evakuasi Sarang Tawon Gong di Balong, 3 Petugas Jadi Korban Sengatan
Next: Kemarau, Produksi Kopi di Ponorogo Terancam Turun, Petani Diminta Terapkan Drip Irrigation

Related Stories

Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun (Foto: Ilustrasi)
  • Headline
  • Jelajah

Tidak Ada Penumpukan Sampah Saat Kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo di Alun-Alun, DLH Klaim Warga Mulai Sadar Kebersihan

Gema Surya FM Rabu 12 Agustus 2026 | 13:42 WIB
Puluhan KK di Dukuh Dungus Karangpatihan Pulung Dilanda Krisis Air Bersih (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

PDAM Macet, Puluhan KK di Dukuh Dungus Karangpatihan Pulung Dilanda Krisis Air Bersih

Gema Surya FM Rabu 12 Agustus 2026 | 13:20 WIB
Pemkab Ponorogo Gelar Berbagai Lomba Agustusan (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Gelar Berbagai Lomba Agustusan, Diikuti ASN Semua OPD

Gema Surya FM Rabu 12 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.