
Seleksi Lelang Terbuka 6 Kursi Jabatan Eselon II (Foto: Yudi)
Hingga memasuki hari ke-10 sejak dibukanya seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk enam kursi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, belum ada satu pun aparatur sipil negara (ASN) yang mendaftarkan diri. Kondisi tersebut diakui Panitia Seleksi (Pansel), meski masa pendaftaran masih dibuka hingga 10 Agustus 2026. Pansel menduga para calon peserta masih mempersiapkan berbagai persyaratan administrasi sebelum mengajukan berkas pendaftaran.
Sekretaris Panitia Seleksi JPTP Ponorogo, Harjono, mengatakan belum adanya pendaftar hingga saat ini masih dianggap wajar karena waktu pendaftaran belum berakhir. Namun, pihaknya berharap para ASN yang memenuhi syarat segera mendaftarkan diri agar seluruh tahapan seleksi dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Sampai saat ini memang belum ada yang mendaftar. Kemungkinan para calon peserta masih mempersiapkan persyaratan administrasi. Kami berharap mereka segera mendaftarkan diri karena masa pendaftaran masih dibuka hingga 10 Agustus 2026,” ujar Harjono.
Menurut Harjono, Panitia Seleksi telah menetapkan syarat minimal empat pelamar untuk setiap formasi jabatan. Ketentuan tersebut diberlakukan agar proses seleksi berlangsung kompetitif dan memberikan cukup pilihan bagi pansel sebelum menetapkan tiga nama terbaik yang nantinya diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Apabila ada satu saja formasi yang tidak memenuhi kuota minimal empat pelamar, maka seluruh proses pendaftaran akan diulang secara serentak, bukan hanya pada formasi yang kekurangan peserta.
“Setiap formasi harus diikuti minimal empat pelamar. Kalau ada satu formasi saja yang pesertanya kurang dari empat orang, maka seluruh tahapan pendaftaran akan diulang agar seleksi tetap berjalan secara serentak. Kami juga tidak akan memperpanjang pendaftaran hanya untuk satu formasi tertentu,” kata Harjono.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ponorogo membuka seleksi terbuka untuk enam jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Direktur RSUD dr. Harjono, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Seleksi ini merupakan tahap pertama untuk mengisi enam dari total sebelas jabatan kepala OPD yang saat ini masih kosong.



