
Harga Telur Ayam Mulai Naik karna MBG Mulai Aktif dan Banyak Hajatan (Foto: Istimewa)
Harga telur ayam di tingkat peternak lokal di Kabupaten Ponorogo mulai menunjukkan tren kenaikan sejak pertengahan Juli 2026. Kenaikan tersebut menjadi angin segar bagi peternak setelah pemerintah melalui Kementerian Pertanian menetapkan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur ayam konsumsi sebesar Rp26.500 per kilogram. Meski harga di lapangan belum sepenuhnya mengacu pada ketetapan tersebut, peternak mengaku mulai merasakan dampak positifnya.
Salah seorang peternak ayam petelur di Kecamatan Mlarak, Ahmad Sarbini, mengatakan saat ini harga telur di tingkat peternak berada di kisaran Rp23.000 per kilogram. Menurutnya, kenaikan harga dipengaruhi mulai aktifnya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta meningkatnya permintaan telur untuk berbagai kegiatan hajatan masyarakat.
“Saat ini harga telur di tingkat peternak sekitar Rp23.000 per kilogram. Kenaikan ini dipengaruhi mulai aktifnya kembali program MBG dan banyaknya hajatan, sehingga permintaan telur ikut meningkat,” ujar Ahmad Sarbini.
Ia menilai kenaikan harga tersebut sangat membantu peternak mandiri yang selama ini terbebani tingginya biaya produksi. Harga pakan ternak seperti konsentrat, katul, dan jagung masih relatif tinggi sehingga margin keuntungan peternak cukup terbatas ketika harga telur rendah.
“Kenaikan harga ini sangat membantu peternak karena biaya pakan masih tinggi. Harga konsentrat, katul, dan jagung belum turun, sehingga ketika harga telur membaik, peternak bisa sedikit bernapas,” katanya.
Meski demikian, Ahmad mengaku peternak skala kecil masih menghadapi tantangan dalam pemasaran. Menurutnya, dominasi perusahaan peternakan besar yang memiliki jaringan kemitraan sendiri membuat serapan pasar bagi peternak UMKM menjadi kurang seimbang.
“Kami berharap pemerintah ikut mengontrol stabilitas harga di pasaran dan memberikan perlindungan kepada peternak kecil agar bisa bersaing dengan perusahaan besar yang memiliki modal dan jaringan pemasaran lebih kuat,” pungkasnya.



