Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru
  • Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman
  • Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda
  • Sejak Harga Plastik Naik, Hampir Semua Bahan Kebutuhan Ikut Melangit, Pedagang Mengeluh Sepi
  • Sering Terjadi Lakalantas di Perempatan Unmer Tonatan, Dishub akan Pasang Speedbump
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2020
  • Oktober
  • 22
  • Batik Ciprat Karang Patihan Balong Siap Go International
  • Headline
  • Jelajah

Batik Ciprat Karang Patihan Balong Siap Go International

Gema Surya FM Kamis 22 Oktober 2020 | 15:05 WIB
Batik Ciprat
Kades Karng Patihan Balong Lakukan Pertemuan dengan Pihak Hakka Indonesia di Jakarta/ Foto: Eko Mulyadi

Salah satu produk desa yang akan segera go international adalah batik ciprat Karang Patihan, Balong, Ini setelah, pemerintah desa setempat bekerjasama dengan Diaspora Network China dan Hakka Indonesia, siap membawa batik ciprat tersebut ke China. Eko Mulyadi, Kepala Desa Karang Patihan, Balong mengaku sudah diundang ke Jakarta untuk membicarakan kerjasama itu. Dengan harapan, batik ciprat tersebut bisa mendunia. Pasalnya, batik ciprat memiliki aspek ekonomi dan sosial.

Dimana, bukan hanya membantu warga desanya dari sisi penghasilan, namun juga membantu memperdayakan para disabilitas di Karang Patihan yang rata-rata memiliki keterbelakangan mental. Sejak dua tahun terakhir, batik ciprat buatan warganya itu sebenarnya sudah banyak dipakai tokoh-tokoh nasional. Karena itulah, akhirnya dilirik oleh pejabat di pusat kemudian diperkenalkan ke Hakka Indonesia dan Diaspora Network China.

Batik ciprat memiliki keunikan karena cara membuatnya dengan teknik menciprat. Sehingga tak heran, motifnya tidak bisa sama antara satu dengan lainnya. Pihaknya mengembangkan batik ciprat sejak tahun 2016 dan mulai dipasarkan tahun 2018 lalu. Dalam pemasarannya, salah satunya yakni menggunakan media online sehingga bisa dikenal di seluruh indonesia.

Terbukti, dalam sebulan bisa terjual 400 lembar kain batik ciprat. Hanya saja dengan adanya pendemi corona, permintaan turun drastis hanya sekitar 150-an lembar saja. Eko berharap, selain go international, batik ciprat bisa dinikmati juga oleh warga Ponorogo. Pemkab bisa saja, memulainya dengan pakaian seragam PNS. Selain batik ciprat, pihaknya juga menyediakan batik tulis. Untuk harga batik ciprat dihargai senilai Rp. 75.000,00 per-meternya. (rl)

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Ribuan Rumah Tidak Layak Huni Selesai Dibangun, DPUPKP Beri Sinyal Program Bedah Rumah Tahun 2021
Next: 31 Puskesmas Di Ponorogo Sudah Terakreditasi Dengan Tingkatan Madya

Related Stories

dfspni
  • Jelajah

Ratusan ASN di Ponorogo Memasuki Masa Pensiun, di Dominasi Guru

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 15:03 WIB
ugikkk
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen, PPPK Dipastikan Aman

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:51 WIB
POLL
  • Jelajah

Lagi, Belasan Lapak Pedagang Kembali Ditertibkan Satpol PP di Kawasan Jalan Baru dan Juanda

Gema Surya FM Rabu 29 April 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.