Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa
  • Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha
  • Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat
  • Baru Terbentuk, Tim URC Satreskrim Polres Ponorogo Berhasil Meringkus 2 Spesialis Maling Motor
  • Iduladha, Jasa Membuat Abon dan Olahan Daging Laris Manis
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 6
  • Rempeyek Lengkong Tembus Hongkong dan Taiwan, Banyak Diorder PMI Saat Lebaran
  • Jelajah

Rempeyek Lengkong Tembus Hongkong dan Taiwan, Banyak Diorder PMI Saat Lebaran

Gema Surya FM Senin 6 April 2026 | 10:28 WIB
Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Berawal dari gelaran bazar Ramadan, rempeyek produksi UMKM Desa Lengkong, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo kini berhasil menembus pasar internasional. Produk camilan khas tersebut bahkan mulai banyak diminati para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Hong Kong dan Taiwan.

Kepala Desa Lengkong, Maryono, mengatakan sebelumnya warga desanya tidak banyak yang memproduksi rempeyek. Namun setelah pemerintah desa menggelar bazar Ramadan, banyak UMKM dadakan yang tertarik membuat peyek sebagai lauk berbuka puasa maupun camilan.

“Awalnya warga jarang yang membuat peyek. Setelah ada bazar Ramadan, banyak UMKM dadakan yang mencoba membuat rempeyek untuk lauk buka puasa dan camilan,” ujar Maryono.

Hasilnya, produk rempeyek buatan warga ternyata sangat diminati konsumen. Kerenyahan dan cita rasanya pun rupanya sampai terdengar oleh para PMI di luar negeri.

“Entah bagaimana awalnya, saat Lebaran kemarin tiba-tiba ada orderan dari Hong Kong dan Taiwan. Mungkin ada saudara di Lengkong yang mengirim rempeyek, lalu dikenal sesama PMI di sana,” tambahnya.

Menurut Maryono, rempeyek buatan UMKM Desa Lengkong memiliki cita rasa gurih, renyah, dan tipis sehingga menghasilkan sensasi “kemripik” yang khas. Variannya pun cukup beragam, mulai dari peyek kacang, kedelai, hingga teri.

Jika ke depan produksinya semakin besar, pihak desa berencana melakukan pembinaan khusus, terutama pada sisi pengemasan produk agar lebih menarik dan tahan lama.

“Pengemasan harus dibuat menarik agar konsumen tertarik membeli sekaligus menjaga keawetan produk,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah desa juga berencana memasarkan rempeyek Lengkong melalui Koperasi Desa Merah Putih agar jangkauan pasarnya semakin luas.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tak Ada yang Daftar, Seleksi Calon DEWAS Pudam Tirta Katong Ponorogo, Kembali Diperpanjang Hingga 3 Juni 2026
Next: Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat

Related Stories

FXCV
  • Jelajah

Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa

Gema Surya FM Minggu 31 Mei 2026 | 16:52 WIB
proses pembuatan sate gule (foto: ani)
  • Jelajah

Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 14:12 WIB
Jemaah KBIHU (Foto: H. Tantowi Mudhofar SHI. MAg)
  • Headline
  • Jelajah

Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 13:54 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.