
proses pembuatan sate gule (foto: ani)
Momentum Idul Adha membawa berkah bagi penjual sate gule kambing. Tingginya jumlah hewan kurban membuat banyak masyarakat memanfaatkan jasa pengolahan daging agar siap santap.
Salah satu pelaku usaha, Ani mengatakan, permintaan jasa memasak meningkat karena sebagian besar cabang usahanya libur, sehingga ia lebih fokus melayani pesanan.
“Banyak yang pesan dari sekolah dan panitia acara. Mereka bawa daging mentah, nanti kami olah jadi sate dan gule,” ujarnya.
Menurutnya, menu yang paling diminati tetap sate gule, meski ada juga pesanan tongseng. Bahkan, banyak pelanggan membawa bagian kepala dan kaki kambing karena sulit diolah sendiri.
“Memasaknya memang butuh waktu lama dan teknik khusus, terutama saat pembakaran,” jelasnya.
Meski permintaan meningkat, Ani mengaku tarif jasa tidak mengalami kenaikan dan masih sama seperti hari biasa.
“Harganya tetap, masih ramah di kantong,” tambahnya.
Ia menilai, permintaan tahun ini masih cukup stabil dan didominasi pelanggan tetap yang sudah berlangganan setiap momen Idul Adha.



