
BK, warga Kabupaten Tulungagung, meninggal dunia secara mendadak saat menghadiri acara halal bihalal komunitas TikTok di Desa Nampan, Kecamatan Sukorejo, Rabu 1 April 2026. Pria berusia sekitar 40 tahun itu diduga meninggal akibat serangan jantung.
Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono mengatakan, kejadian bermula saat SK, warga Desa Nampan, menggelar acara halal bihalal sekaligus perayaan ulang tahun yang dihadiri puluhan anggota komunitas sejak siang hari.
Setibanya di lokasi, korban sempat bergabung dan bercengkerama bersama rekan-rekan komunitasnya. Namun saat azan Magrib berkumandang sekitar pukul 18.00 WIB, korban tiba-tiba mengeluh pusing hebat.
Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, Kapolsek Sukorejo mengatakan, “Korban sempat rebahan di lantai dan terdengar suara mengorok. Karena kondisi mengkhawatirkan, pemilik rumah bersama pihak desa segera meminta ambulans untuk membawa korban ke RSU Muhammadiyah Ponorogo.”
Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit, namun setibanya di RSU Muhammadiyah sekitar pukul 18.00 lebih, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Sukorejo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Berdasarkan keterangan medis dari dokter RSU Muhammadiyah, korban dinyatakan meninggal akibat henti jantung atau serangan jantung. Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur kesengajaan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan cukup jauh dari Tulungagung sebelum akhirnya mengalami serangan jantung saat acara berlangsung,” ujar Agus.



