Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 3
  • Warga Tulungagung Mendadak Meninggal Dunia di Sukorejo Saat Halal Bihalal
  • Headline
  • Jelajah

Warga Tulungagung Mendadak Meninggal Dunia di Sukorejo Saat Halal Bihalal

Gema Surya FM Jumat 3 April 2026 | 12:54 WIB
tt

BK, warga Kabupaten Tulungagung, meninggal dunia secara mendadak saat menghadiri acara halal bihalal komunitas TikTok di Desa Nampan, Kecamatan Sukorejo, Rabu 1 April 2026. Pria berusia sekitar 40 tahun itu diduga meninggal akibat serangan jantung.

Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono mengatakan, kejadian bermula saat SK, warga Desa Nampan, menggelar acara halal bihalal sekaligus perayaan ulang tahun yang dihadiri puluhan anggota komunitas sejak siang hari.

Setibanya di lokasi, korban sempat bergabung dan bercengkerama bersama rekan-rekan komunitasnya. Namun saat azan Magrib berkumandang sekitar pukul 18.00 WIB, korban tiba-tiba mengeluh pusing hebat.

Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, Kapolsek Sukorejo mengatakan, “Korban sempat rebahan di lantai dan terdengar suara mengorok. Karena kondisi mengkhawatirkan, pemilik rumah bersama pihak desa segera meminta ambulans untuk membawa korban ke RSU Muhammadiyah Ponorogo.”

Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit, namun setibanya di RSU Muhammadiyah sekitar pukul 18.00 lebih, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Sukorejo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Berdasarkan keterangan medis dari dokter RSU Muhammadiyah, korban dinyatakan meninggal akibat henti jantung atau serangan jantung. Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur kesengajaan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan cukup jauh dari Tulungagung sebelum akhirnya mengalami serangan jantung saat acara berlangsung,” ujar Agus.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Belasan ASN di Ponorogo Ajukan Cuti Besar, akan Berangkat Haji Tahun Ini
Next: Tabrakan dengan Pesepeda Ontel di Jalan Desa Kupuk, Seorang Guru Meninggal Dunia

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.