
BUNGKAL – Dunia Pendidikan Ponorogo berduka. Hal ini setelah Soitun, seorang guru warga Dukuh Sembung RT 002/002, Desa Bungkal, meninggal dunia.
Wanita berusia 54 tahun tersebut terlibat kecelakaan lalu lintas pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Raya Desa Kupuk, tepatnya di pertigaan Balai Desa Kupuk, Dukuh Patran, Desa Kupuk, Bungkal.
Sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AE-2379-SAA warna merah yang dikendarainya bertabrakan dengan sepeda onthel jenis jengki warna merah yang dikendarai Senen (74), warga Dukuh Sumberejo RT 001/001, Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal.
Kapolsek Bungkal, AKP Anwar Fathoni, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Adapun kronologisnya, Honda Scoopy yang dikendarai korban berjalan dari arah selatan dengan kecepatan sedang.
Tiba-tiba, dari arah barat muncul sepeda onthel yang dikendarai Senen yang hendak berbelok ke arah selatan.
Karena sama-sama tidak mengamati situasi jalan, akhirnya terjadi serempetan antara sepeda motor dan sepeda tersebut.
Pengendara sepeda motor tidak bisa menguasai kendaraannya hingga terjatuh dan meninggal dunia di tempat dengan luka di bagian kepala sebelah kanan. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Hardjono Ponorogo.
Sementara itu, untuk pengendara sepeda hanya mengalami luka lecet di siku tangan kanan dan dirawat di rumah sendiri.
Kapolsek Bungkal menambahkan, berdasarkan olah TKP sementara, kecelakaan terjadi karena human error atau kurang hati-hatinya pengendara.
Harapannya, kejadian ini menjadi pelajaran agar pengguna jalan selalu waspada, berhati-hati, serta menaati rambu-rambu lalu lintas. (rl/ab)



