
Polsek Jenangan menggagalkan penerbangan balon udara tanpa awak yang disertai mercon di Desa Ngrupit pada Ahad pagi, 8 Maret 2026.
Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang akan menerbangkan balon udara tanpa awak yang dilengkapi mercon.
Mendapat laporan tersebut, petugas kemudian mendatangi lokasi yang berada di area persawahan Desa Ngrupit. Namun saat polisi tiba di lokasi, para remaja yang berada di tempat tersebut langsung melarikan diri.
“Saat petugas datang, para remaja itu kocar-kacir meninggalkan lokasi dan meninggalkan barang bukti balon udara serta mercon yang sudah dipasang,” kata AKP Amrih Widodo.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan dua balon udara tanpa awak berukuran sekitar dua meter. Selain itu, petugas juga menemukan satu renteng petasan jenis cabe rawit, lima petasan kecil, serta satu petasan ukuran sedang.
Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengetahui siapa saja pihak yang terlibat.
AKP Amrih menambahkan, dalam sepekan terakhir pihaknya telah beberapa kali menggagalkan upaya penerbangan balon udara tanpa awak maupun pembuatan mercon di wilayah Jenangan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.



