Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg
  • Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini
  • Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban
  • Sapi Bantuan Presiden untuk Ponorogo Disalurkan ke Masjid Jami’ Tegalsari Jetis
  • Pangdam V Brawijaya Tinjau Persiapan Pembangunan Brigif TP dan Yonif TP di Pulung
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Maret
  • 6
  • Usai Kejadian Ledakan Mercon di Plosojenar, Warga Mulai Aktif Lapor ke Polisi
  • Jelajah

Usai Kejadian Ledakan Mercon di Plosojenar, Warga Mulai Aktif Lapor ke Polisi

Gema Surya FM Jumat 6 Maret 2026 | 11:45 WIB
YUd

Kapolres Ponorogo Andin Wisnu Sudibyo mengaku bersyukur masyarakat mulai mengambil pelajaran dari peristiwa meledaknya mercon di Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, yang menewaskan dua orang dan menyebabkan satu lainnya luka-luka.

Menurutnya, setelah kejadian tersebut warga menjadi lebih aktif melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan, seperti sekelompok anak yang diduga membuat atau meracik petasan untuk balon udara.

“Alhamdulillah setelah kejadian itu masyarakat semakin peduli dan aktif melapor kepada kami jika ada aktivitas mencurigakan terkait pembuatan petasan untuk balon udara,” kata Andin.

Ia menjelaskan, dalam sepekan terakhir pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari laporan masyarakat. Barang bukti tersebut berupa sekitar 500 gram bubuk petasan, puluhan selongsong yang siap diisi bahan peledak, serta satu balon udara dengan tinggi sekitar 10 meter.

Barang-barang tersebut diserahkan oleh warga melalui perangkat desa kepada pihak kepolisian di wilayah Sukorejo dan Jenangan.

“Barang bukti ini diserahkan warga melalui perangkat desa ke Polsek Sukorejo dan Jenangan. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat mulai meningkat untuk mencegah kejadian serupa,” jelasnya.

Kapolres juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat maupun memainkan petasan, karena bahan tersebut sangat sensitif dan berbahaya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuat ataupun memainkan petasan. Selain berbahaya, bahan peledak ini sangat sensitif dan bisa memicu kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tempe Kurangi Ukuran
Next: Makin Banyak Kejadian Laka Tunggal Gara-gara Lubang Jalan di Jalur Kesugihan-Ngebel

Related Stories

Enam sapi di bagikan Pemkab Ponorogo saat idul adha tahun ini (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Pemkab Ponorogo Salurkan 6 Sapi Kurban di Idul Adha Tahun ini

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:34 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg (foto: Istimewa)
  • Jelajah

Harga Sayur Naik Jelang Idul Adha, Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu per Kg

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:41 WIB
mushola di dukuh krajan desa Wonodadi Ngrayun dapat bantuan hewan kurban (foto: Hengki)
  • Headline
  • Jelajah

Sempat Viral Tidak Menyembelih Hewan Kurban, Akhirnya Mushola di Dukuh Krajan Desa Wonodadi Ngrayun Dapat Bantuan Hewan Kurban

Gema Surya FM Kamis 28 Mei 2026 | 11:20 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.