
Maling yang bikin resah pedagang warung dan angkringan di Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Ponorogo, akhirnya tertangkap. Informasi yang diterima Gema Surya dari Umi, salah satu pemilik warung yang disatroni pencuri, pelaku berinisial BW, warga Kadipaten, sempat dihajar massa hingga babak belur sebelum diamankan di polsek setempat. Pasalnya, para pedagang kesal lantaran barang-barang warung seperti uang, tabung gas, dan rentengan kopi sering hilang dicuri.
Adapun kronologis penangkapan, kata Umi, dirinya tak tahu pasti sebab masih berada di rumah saat warungnya dijarah. Dijelaskan, warung dan angkringannya buka dari pukul 07.00 pagi hingga pukul 22.00 malam. Tiba-tiba sekitar pukul 03.00 pagi, ia mendapat telepon dari tetangga angkringan sebelahnya yang memberitahu bahwa tempat usahanya dimasuki maling. Pelaku membawa kabur dua tabung gas LPG 3 kg dan rentengan kopi.
Sebenarnya, tabung gas sudah berhasil dibawa kabur lebih dulu menggunakan motor Mio J warna putih, namun pelaku kembali lagi ke warung untuk ngopi. Warga yang mengetahui merasa curiga karena warung tutup, tetapi ada orang di dalam yang minum kopi, sementara dagangan berupa sambal dan rentengan kopi berada di luar.
Karena itulah pelaku langsung diteriaki maling dan sempat kabur hingga kawasan Sedah, Jenangan, namun akhirnya tertangkap dan dihajar massa. Sebelumnya, warung sebelahnya juga kehilangan tabung gas, rokok, serta sejumlah uang yang diduga pelakunya sama.



