Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi
  • Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal
  • Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026
  • Medan Ekstrem dan Perjalanan Panjang, Relawan EMT RSU Aisyiyah Ponorogo Berjuang Layani Warga Aceh
  • Dukung Ketahanan Pangan, PDA Aisyiyah Ponorogo Luncurkan Beauty Garden
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Mei
  • 3
  • Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe Mengeluh
  • Jelajah

Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe Mengeluh

Gema Surya FM Sabtu 3 Mei 2025 | 12:09 WIB
Pe

Kenaikan harga kedelai impor membuat para produsen tempe di Ponorogo kelimpungan. Selain harus menyiasati ukuran tempe agar tidak merugi, permintaan pasar juga menurun drastis.

Suwandi (45), seorang produsen tempe asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, mengatakan bahwa kenaikan harga kedelai berlangsung secara bertahap sejak awal Ramadan.

“Awal Ramadan kemarin harganya masih Rp9.200 per kilogram. Sekarang sudah naik jadi Rp10.500. Kami jadi serba salah,” ujarnya saat ditemui di rumah produksinya, Sabtu (3/5).

Suwandi mengaku tidak berani menaikkan harga tempe karena khawatir ditinggal pembeli. Untuk menghindari kerugian, ia memilih mengurangi ukuran tempe yang dijual ke pasar.

Hal serupa juga dialami Sugiyanti, produsen tempe lainnya di wilayah yang sama. Menurutnya, kenaikan harga kedelai kali ini semakin menambah beban produsen kecil, apalagi permintaan pasar tengah lesu.

“Dulu saya bisa beli sampai satu ton kedelai. Sekarang paling banter 700 kilogram. Itu pun harus putar otak supaya tetap produksi,” kata Sugiyanti.

Ia pun terpaksa mengecilkan ukuran tempe agar tidak merugi terlalu banyak. “Kalau tidak begitu, bisa-bisa kita berhenti produksi,” tambahnya.

Para produsen berharap ada perhatian dari pemerintah agar harga bahan baku bisa lebih stabil, sehingga usaha kecil seperti mereka bisa terus berjalan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: DPRD Dukung Pelaksanaan SR di Ponorogo
Next: Pemohon Kartu Kuning di Ponorogo Meningkat, Disnaker Catat Hampir 1.000 Orang dalam Tiga Bulan

Related Stories

gdx
  • Jelajah

Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 23 Penggalang Dana Fiktif, Dana Sumbangan Dipakai Judi

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 13:21 WIB
asz
  • Jelajah

Milad ke-27, Suryamart Akan Gelar Senam Massal

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 11:00 WIB
sz
  • Jelajah

Relawan EMT RSUA Aisyiyah Bertugas di Puskesmas Pameu Aceh hingga Akhir Januari 2026

Gema Surya FM Sabtu 17 Januari 2026 | 10:25 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.