Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Lakalantas di Jalan Raya Ponorogo Madiun, Pengendara Scoopy Hindari Muatan Gabah yang Terjatuh dari Truk
  • Tahun Ini, akan Ada 6 Jabatan Kepala Dinas yang Kosong Karena Pensiun
  • Tutupi Biaya Operasional yang Membengkak, TPS3R Kelurahan Surodikraman Mulai Ternak Maggot
  • Triwulan Pertama, Damkar Ponorogo Tangani 14 Kebakaran dan 173 Evakuasi Sarang Tawon
  • Laris Manis Jasa Foto di Telaga Ngebel, Cukup Rp2.000 Abadikan Momen Indah
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Maret
  • 15
  • Serangan OPT Ancam Tanaman Padi di Babadan, Dinas Pertanian Minta Petani Intensifkan Pengendalian
  • Jelajah

Serangan OPT Ancam Tanaman Padi di Babadan, Dinas Pertanian Minta Petani Intensifkan Pengendalian

Gema Surya FM Sabtu 15 Maret 2025 | 11:50 WIB
xn

Tanaman padi di wilayah Babadan banyak terserang organisme pengganggu tanaman (OPT), termasuk jamur, kepinding tanah, dan walang sangit. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengancam produktivitas panen petani.

Suwarni, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, membenarkan adanya laporan tersebut. “Salah satu serangan yang ditemukan adalah bakteri Xanthomonas,” ujarnya.

Menurut Suwarni, tanaman yang terserang umumnya sudah memasuki fase pengisian bulir. “Sebab tanaman yang terserang ini memang sudah waktunya jebul atau isi, sehingga dampaknya bisa menurunkan produktivitas padi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa serangan OPT ini terjadi sejak tanaman berusia 30 hari dan semakin parah pada usia 55 hari. “Untuk mengatasi Xanthomonas, harus dilakukan pengendalian dengan penyemprotan pestisida,” katanya.

Masih menurut Suwarni, tingginya curah hujan juga menjadi salah satu faktor meningkatnya serangan OPT di wilayah tersebut. “Jika serangan melibatkan tiga OPT sekaligus, petani harus lebih intensif dalam penggunaan obat-obatan secara bergantian, tetapi juga bisa dicampur sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Petani diharapkan segera mengambil langkah pengendalian agar serangan OPT tidak meluas dan menurunkan hasil panen secara signifikan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Mulai Turun Tipis, Harga Daging Ayam Potong di Pasar Legi Ponorogo
Next: Tagihan Pembayaran Listrik Bulan Maret Membengkak, Ini Jawaban PLN Ponorogo Kota

Related Stories

Gabah11
  • Headline
  • Jelajah

Lakalantas di Jalan Raya Ponorogo Madiun, Pengendara Scoopy Hindari Muatan Gabah yang Terjatuh dari Truk

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 11:03 WIB
Imam
  • Jelajah

Tahun Ini, akan Ada 6 Jabatan Kepala Dinas yang Kosong Karena Pensiun

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 10:55 WIB
Maggot
  • Jelajah

Tutupi Biaya Operasional yang Membengkak, TPS3R Kelurahan Surodikraman Mulai Ternak Maggot

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 10:53 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.