
Nasib apes menimpa Arifatul Munfaridah (36), warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Babadan, Ponorogo. Ia terjatuh dari sepeda motor Honda Scoopy AE-4480-SAU yang dikendarainya setelah berusaha menghindari muatan gabah yang terjatuh dari truk di Jalan Raya Ponorogo–Madiun, masuk wilayah Desa Babadan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan. Namun, ia sempat dilarikan ke RSU Darmayu untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanitgakum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula dari sebuah truk ringan bernopol AE-8371-SK yang melaju dari arah utara ke selatan dengan membawa muatan gabah.
“Diduga muatan gabah tidak terikat dengan baik sehingga sebagian jatuh ke jalan,” ujarnya.
Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju di belakang truk tersebut. Korban yang kaget melihat gabah jatuh berusaha menghindar, namun kendaraannya oleng hingga akhirnya terjatuh.
“Korban yang berada di belakang truk kaget dan berusaha menghindar, sehingga sepeda motor oleng dan terjatuh,” imbuhnya.
Mengetahui kejadian itu, anggota Polsek Babadan segera menuju lokasi kejadian dan memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum dibawa ke rumah sakit.
“Anggota Polsek Babadan langsung menuju TKP dan membantu korban untuk penanganan medis ke RSU Ponorogo,” jelasnya.
Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah ditangani oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polres Ponorogo.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengusaha angkutan agar lebih memperhatikan keamanan muatan.
“Kami menghimbau kepada pengusaha agar memastikan barang yang diangkut tidak melebihi kapasitas dan terikat dengan aman,” tegasnya.
Selain itu, pengendara di belakang kendaraan besar juga diminta untuk selalu menjaga jarak aman guna menghindari kejadian serupa.
“Pengendara yang berada di belakang truk diharapkan selalu menjaga jarak demi keselamatan,” pungkasnya.



