Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Laris Manis Jasa Foto di Telaga Ngebel, Cukup Rp2.000 Abadikan Momen Indah
  • Banyak yang Putus Sekolah, 63 Penghuni Rutan Ponorogo Diberi Kesempatan Ikut Kejar Paket
  • Pengumpulan Koper Bagasi CJH Ponorogo 24 April 2026, Maksimal 32 Kg
  • Berkurang, Pasokan Minyakita ke Pedagang Pasar Legi Ponorogo
  • Dindik Imbau Siswa Ikut TKA, Meski Tidak Wajib Sebagai Rekomendasi Jenjang Selanjutnya
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2025
  • Maret
  • 15
  • Serangan OPT Ancam Tanaman Padi di Babadan, Dinas Pertanian Minta Petani Intensifkan Pengendalian
  • Jelajah

Serangan OPT Ancam Tanaman Padi di Babadan, Dinas Pertanian Minta Petani Intensifkan Pengendalian

Gema Surya FM Sabtu 15 Maret 2025 | 11:50 WIB
xn

Tanaman padi di wilayah Babadan banyak terserang organisme pengganggu tanaman (OPT), termasuk jamur, kepinding tanah, dan walang sangit. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengancam produktivitas panen petani.

Suwarni, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan, membenarkan adanya laporan tersebut. “Salah satu serangan yang ditemukan adalah bakteri Xanthomonas,” ujarnya.

Menurut Suwarni, tanaman yang terserang umumnya sudah memasuki fase pengisian bulir. “Sebab tanaman yang terserang ini memang sudah waktunya jebul atau isi, sehingga dampaknya bisa menurunkan produktivitas padi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa serangan OPT ini terjadi sejak tanaman berusia 30 hari dan semakin parah pada usia 55 hari. “Untuk mengatasi Xanthomonas, harus dilakukan pengendalian dengan penyemprotan pestisida,” katanya.

Masih menurut Suwarni, tingginya curah hujan juga menjadi salah satu faktor meningkatnya serangan OPT di wilayah tersebut. “Jika serangan melibatkan tiga OPT sekaligus, petani harus lebih intensif dalam penggunaan obat-obatan secara bergantian, tetapi juga bisa dicampur sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Petani diharapkan segera mengambil langkah pengendalian agar serangan OPT tidak meluas dan menurunkan hasil panen secara signifikan.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Di Desa Madusari Siman, Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal di dalam Kamar Rumah
Next: Balon Udara Jatuh di Ngrupit Jenangan Nyaris Bakar Rumah Warga

Related Stories

fotografer
  • Jelajah

Laris Manis Jasa Foto di Telaga Ngebel, Cukup Rp2.000 Abadikan Momen Indah

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 08:53 WIB
Dinas Pendidikan menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Rutan Kelas IIB Ponorogo tentang Program Pendidikan Kesetaraan. (Foto/Kiriman Yeni)
  • Jelajah

Banyak yang Putus Sekolah, 63 Penghuni Rutan Ponorogo Diberi Kesempatan Ikut Kejar Paket

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 08:35 WIB
Budiwan dalam keterangannya kepada Gema Surya terkait stok Minyakita di Pasar Legi yang berkurang. (Gema Surya/Yudi)
  • Jelajah

Berkurang, Pasokan Minyakita ke Pedagang Pasar Legi Ponorogo

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 08:18 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.