Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
  • PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri
  • Hendak Mengecas HP, IRT di Tulung Sampung Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • September
  • 5
  • Kebakaran Hutan di Truneng Slahung, Usaha Madu Liar Warga Hangus
  • Jelajah

Kebakaran Hutan di Truneng Slahung, Usaha Madu Liar Warga Hangus

Gema Surya FM Selasa 5 September 2023 | 11:42 WIB
KOBONGAN
Kebakaran hutan di wilayah Slahung, tepatnya di area gunung lanang Truneng, sempat membuat panik, karena jaraknya yang semakin mendekat ke pemukiman warga/Foto:istimewa

Kebakaran hutan di gunung lanang di Desa Truneng Slahung Ponorogo menyebabkan panik warga, pasalnya si jago merah menjalar nyaris mendekati pemukiman penduduk yang jaraknya hanya sekitar 100 hingga 200 meter dari lokasi karhutla. Beruntung petugas dari perhutani, Polsek, BPBD Koramil dan Damkar siap dilokasi dan berhasil melokasir api.

Seperti yang disampaikan Bambang supeno, kepala bagian (Kabag) Damkar dan penyelamatan satpol PP pemkab Ponorogo, dimana kebakaran berawal dari hutan di gunung koripan dan Bekare Bungkal.

“Kebakaran sebenarnya sudah terjadi, menurut informasi dari relawan terjadi dua hari mbak, tapi masih jauh dari pemukiman, karena sudah mendekati pemukiman, kami di hubungi teman-teman dari BPBD” terangnya kepada gema surya Selasa (05/09). 

Menurut Bambang api kemudian meluas hingga wilayah Slahung dari Broto, Galak dan Truneng, yang paling mengkhawatirkan ada di hutan lanang truneng lantaran  merembet hingga ke pemukiman warga. 

“terutama di Desa Truneng mbak, itu sudah mendekati lingkungan, sekitar jam 19:00 kami mendapat informasi, kemudian datang ke truneng mbak” imbuhnya. 

Tim damkar hanya memadamkan api yang bisa dijangkau saja, sementara yang diatas gunung ,pemadaman dilakukan secara manual, sejauh ini belum diketahui penyebab dari kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Sementara itu Pujianto, perangkat Desa Truneng Slahung hutan yang terbakar milik perhutani, baik hutan lindung maupun hutan produktif dengan berbagai jenis tanaman heterogen dari akasia, alba hingga jati.

“Hutan lindung milik perhutani, hutan produksi juga ada, kayu alba, akasia dan jati. Titiknya di randu alas, itu daerah tebing, yang kalau siang banyak angin, sehingga susah” imbuhnya. 

Jika di total luas area terbakar 6 hingga 7 hektare dimana kerugian cukup banyak, pasalnya di hutan tersebut banyak warga yang beternak madu lebah liar sehingga usaha tsb lenyap dalam sekejap.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Eksekutif Optimis, Pemekaran Desa di Dua Kecamatan Akan Terwujud
Next: Video Pengendara Motor Meliuk-Liuk di Jalan Raya Ponorogo Pacitan, Pelaku Diduga ODGJ

Related Stories

qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB
dmsas
  • Jelajah

Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:50 WIB
gemeib
  • Jelajah

PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 16:26 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.