Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan
  • Kebakaran Rumah di Desa Campursari Sambit , Kerugian 200 Juta
  • 564 Jemaah Haji Ponorogo Akan Tiba 5 Juni 2025 di Sambut di Alon-Alon
  • Pembukaan Grebeg Suro Dijadwalkan 6 Juni 2026, FNRP dan FRR Diikuti Puluhan Grup Reog
  • Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2023
  • Januari
  • 31
  • 7,6 hektar Tanaman Padi di Ponorogo Diserang Penyakit Busuk Daun
  • Jelajah

7,6 hektar Tanaman Padi di Ponorogo Diserang Penyakit Busuk Daun

Gema Surya FM Selasa 31 Januari 2023 | 14:09 WIB
Blast

Keluhan sejumlah petani di Plalangan Jenangan, terkait tanaman padi yang baru berumur 30 hari tiba-tiba daunnya mengering dan muncul bercak-bercak putih dibenarkan Dinas pertanian tanaman pangan dan perikanan – Dipertahankan. 

Bahkan di kecamatan Jenangan sudah meluas hingga Paringan dan Mrican. Sementara wilayah lain yang melaporkan kondisi sama ada di Badegan, Kesugihan dan Plunturan Pulung serta Pohijo Sampung. Seperti disampaikan Suwarni, koordinator Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan ( POPT ) Dipertahankan, laporan per 15 Januari 2023 lalu, total areal lahan yang diserang mencapai 7,6 hektar dengan tingkat serangan ringan hingga sedang, dimana pertumbuhan padi di fase vegetatif usia 30 hingga 40 hari.

Pihaknya juga sudah mengecek serangan di Plalangan dan menganjurkan petani menggunakan fungisida. Pasalnya tanaman padi yang daunnya tiba- tiba menguning tersebut diserang jamur Pyricularia Oryzae atau biasa disebut penyakit blast atau busuk daun. Penyakit tersebut memang penyakit utama pada tanaman padi dan bisa menyerang dengan rentan waktu lama hingga beberapa musim.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya serangan Blast, diantaranya cuaca, penggunaan pupuk Nitrogen berlebih serta penggunaan bibit varietas tertentu. Jika petani bisa mengendalikan saat fase vegetatif seperti sekarang, diprediksi aman, tidak begitu mempengaruhi produktivitas tanaman. 

Tapi jika serangan masih ada hingga pertumbuhan malai, terancam gagal panen. Pasalnya pada fase itu, malai yang waktunya berisi akan terpotong, yang biasanya disebut kena penyakit potong leher. Pihaknya berharap petani menambah penggunaan kalium untuk ketahanan tanaman terhadap penyakit tersebut.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Minimnya Lampu PJU di Perempatan Jetis ke Utara, Dikeluhkan Pengguna Jalan
Next: Tuntas, Pemasangan Bronjong Di Sungai Paju, Selamatkan Satu Rumah Warga

Related Stories

evakuasi ular pithon di dua lokasi (foto: yudi)
  • Jelajah

Damkar Evakuasi Ular Pithon di Dua Lokasi, Patihan Kidul Siman dan Setono Jenangan

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 14:05 WIB
proses evakuasi korban terperosok ke jurang (foto: Plt Kapolsek Bungkal,Ipda Muhammad Khudori)
  • Headline
  • Jelajah

Rem Blong, Vario Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter di Desa Pelem Bungkal

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 12:04 WIB
warga bergotong royong menandu orang sakit di temon ngrayun (foto: Edy hartoyo)
  • Jelajah

Soal Ada Warga Sakit dan Harus Ditandu, Ini Penjelasan Sekdes Temon Ngrayun

Gema Surya FM Selasa 2 Juni 2026 | 13:46 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.