Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Didaftarkan Haji Sejak Usia 2 Tahun, Remaja 15 Tahun Jadi JCH Termuda Ponorogo
  • PLT Bupati Ponorogo Klaim Belum Ada ASN Yang Melanggar Selama WFH
  • Permudah Identifikasi, Ratusan Koper Jamaah Haji Ponorogo Diberi Kode Unik
  • Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh
  • PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Oktober
  • 4
  • Harga Melon Tembus Rp 6500 per Kilogram nya, Petani di Maguwan Sambit Untung
  • Jelajah

Harga Melon Tembus Rp 6500 per Kilogram nya, Petani di Maguwan Sambit Untung

Gema Surya FM Selasa 4 Oktober 2022 | 15:43 WIB
Melon

Para petani melon di desa Maguwan Sambit lagi bungah menyusul tingginya harga melon pada panen raya kali ini. Harga Rp 6000 hingga Rp 6500 per kg, seakan mengobati keterpurukan para petani karena gagal panen awal tahun ini.

Seperti disampaikan Sarji, salah satu petani, petani sempat trauma karena tanaman melon saat itu diserang penyakit keriting daun sehingga buah tak bisa dipanen. Karenanya akhirnya petani melon banyak beralih ke tanaman lain seperti padi dan jagung. 

Hanya 10 persen saja yang berani tanam dan akhirnya bisa memetik hasilnya pada panen kali ini. Biasanya lanjut Sarji, harga melon hanya Rp 5000 tapi kini bisa diatas Rp 6000 rupiah per kgnya. Kenaikan harga buah melon karena hanya Ponorogo yang panen raya.

Selama ini panen nya ditunggu luar daerah seperti Jakarta. Melon dari Ponorogo diburu karena manis sehingga harganya paling tinggi dibanding daerah lainnya. Kendati begitu, petani juga khawatir dengan musim sekarang, karena masih ada buah yang belum masak untuk dipanen.

Wilayahnya termasuk daerah rawan banjir dimana jika memasuki musim penghujan, lahannya sering terendam banjir. Jika sudah kena banjir, tanaman yang belum waktunya panen bisa membusuk.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: 3 KK Yang Tinggal Di Zona Merah Gunung Banyon Desa Talun Ngebel Akhirnya Mau Dievakuasi
Next: Dampak Bencana Kunjungan Ngebel Turun Drastis, Disbudparpora Minta Pedagang Lokal Bersabar

Related Stories

WhatsApp Image 2026-04-25 at 13.01.36
  • Jelajah

Didaftarkan Haji Sejak Usia 2 Tahun, Remaja 15 Tahun Jadi JCH Termuda Ponorogo

Gema Surya FM Sabtu 25 April 2026 | 14:23 WIB
qdho
  • Jelajah

PMI Asal Prayungan Sawoo Menderita Stroke di Taiwan, Ini Harapan Sang Istri

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:38 WIB
dmsas
  • Jelajah

Sengon Ambruk Timpa Kabel, 3 Tiang Listrik di Kocor Sawoo Roboh

Gema Surya FM Jumat 24 April 2026 | 15:50 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.