Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • Oktober
  • 4
  • Harga Melon Tembus Rp 6500 per Kilogram nya, Petani di Maguwan Sambit Untung
  • Jelajah

Harga Melon Tembus Rp 6500 per Kilogram nya, Petani di Maguwan Sambit Untung

Gema Surya FM Selasa 4 Oktober 2022 | 15:43 WIB
Melon

Para petani melon di desa Maguwan Sambit lagi bungah menyusul tingginya harga melon pada panen raya kali ini. Harga Rp 6000 hingga Rp 6500 per kg, seakan mengobati keterpurukan para petani karena gagal panen awal tahun ini.

Seperti disampaikan Sarji, salah satu petani, petani sempat trauma karena tanaman melon saat itu diserang penyakit keriting daun sehingga buah tak bisa dipanen. Karenanya akhirnya petani melon banyak beralih ke tanaman lain seperti padi dan jagung. 

Hanya 10 persen saja yang berani tanam dan akhirnya bisa memetik hasilnya pada panen kali ini. Biasanya lanjut Sarji, harga melon hanya Rp 5000 tapi kini bisa diatas Rp 6000 rupiah per kgnya. Kenaikan harga buah melon karena hanya Ponorogo yang panen raya.

Selama ini panen nya ditunggu luar daerah seperti Jakarta. Melon dari Ponorogo diburu karena manis sehingga harganya paling tinggi dibanding daerah lainnya. Kendati begitu, petani juga khawatir dengan musim sekarang, karena masih ada buah yang belum masak untuk dipanen.

Wilayahnya termasuk daerah rawan banjir dimana jika memasuki musim penghujan, lahannya sering terendam banjir. Jika sudah kena banjir, tanaman yang belum waktunya panen bisa membusuk.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Retakan Puncak Gunung Banyon Talun Ngebel Mencapai 2 KM, Pemkab Siap Relokasi 40 KK di Zona Merah
Next: Afrida, Aremanita Asal Tumpak Pelem Sawoo, yang Kena Syaraf Terjepit, Pasca Terinjak-injak Dalam Tragedi Kanjuruhan

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.