Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi
  • Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat
  • Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar
  • Aksi Penjambretan Gagal, Korban Pertahankan Tas Berisi Rp60 Juta di Bungkal Ponorogo
  • Viral Jalan Rusak Parah di Jalur Kesugihan–Ngebel, Kerap Picu Kecelakaan Tunggal
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2022
  • September
  • 7
  • Kantor Kemenag Ponorogo Ikut Sesalkan Meninggalnya Salah Satu Santri Pondok Karena Dugaan Kekerasan
  • Headline
  • Jelajah

Kantor Kemenag Ponorogo Ikut Sesalkan Meninggalnya Salah Satu Santri Pondok Karena Dugaan Kekerasan

Gema Surya FM Rabu 7 September 2022 | 16:18 WIB
Ilus
Foto : Ilustrasi

Meninggalnya salah satu santri di pondok modern Gontor karena dugaan penganiayaan mengundang keprihatinan banyak pihak termasuk kantor kementerian agama Ponorogo. 

Ayyub Ahdian Syams, Kasi Pendidikan Pondok pesantren Kemenag mengaku menyesalkan kejadian tersebut dan berharap merupakan kejadian terakhir. Pihaknya minta kasus tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh Pondok pesantren di Ponorogo untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap  aktivitas para santrinya.

Diakui, memang sulit memantau kegiatan santri yang cukup beragam dalam waktu 24 jam. Tapi bukan berarti harus lemah dalam pengawasan, sebab pendidikan di pondok pesantren memprioritaskan pendidikan karakter bukan kekerasan.

Kasus di pondok modern Gontor, merupakan oknum dan pihak pondok sudah mengambil langkah-langkah tegas termasuk menyerahkan masalah hukum ke pihak berwajib.

Pondok modern Gontor juga secara tegas menolak adanya kekerasan di lingkungan Ponpes. Pihaknya juga akan menyampaikan masalah tersebut sebagai kajian dan evaluasi dalam Forum Pondok pesantren dimana jumlahnya anggotanya sekitar 100 lebih.

Sekedar mengetahui, santri yang diduga mengalami penganiayaan hingga meninggal dunia tersebut, bernama Albar Mahdi berumur 17 tahun, berasal dari Palembang. Jenazah telah dipulangkan dan dimakamkan pada 22 Agustus 2022 lalu.

Sang ibu Siti Soimah menduga kematian anaknya tersebut tidak wajar. Hotman Paris yang mendapat pengaduan, langsung meminta Kapolda Jatim, untuk melakukan penyelidikan atas pelaporan seorang ibu yang datang bersama keluarganya.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Makin Kecil Ukuran Tempe, Imbas Kenaikan Harga Kedelai Sepekan Terakhir
Next: Pengajuan Dispensasi Nikah di Ponorogo Turun, Imbas Sekolah Tak Lagi Daring ?

Related Stories

HRB
  • Jelajah

Peringati Hari Bumi, Kelompok Peduli Sungai Pasang Barikade Ban di Sungai Tambak Kemangi

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:47 WIB
MARJUNI
  • Jelajah

Kemenhaj Ponorogo Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan Barang Bawaan Pesawat

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:42 WIB
James
  • Headline
  • Jelajah

Jalur Jeruksing–Jabung Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp3,5 Miliar

Gema Surya FM Rabu 22 April 2026 | 13:28 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.