
Lansia Ikut Lomba Baca Berita TV (Foto: Yudi)
Puluhan warga lanjut usia (lansia) di Desa Ketro, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, mengikuti lomba membaca berita layaknya presenter televisi. Aksi para peserta yang harus membacakan naskah berita di hadapan warga tersebut berlangsung unik dan mengundang gelak tawa.
Lomba digelar di Balai Desa Ketro pada Minggu siang, 23 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Desa Ketro, Mursyid Hidajat, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat untuk memberikan pengalaman kepada warga mengenai tantangan yang dihadapi seorang presenter ketika membacakan berita. Selain menjadi hiburan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lomba tersebut juga menjadi salah satu cara untuk melihat kemampuan berpikir warga lanjut usia.
Menurut Mursyid, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah desa memahami kondisi serta pola pikir lansia. Dengan demikian, pelayanan terhadap kelompok lanjut usia, termasuk melalui posyandu lansia, dapat dilakukan secara lebih komprehensif.
“Lomba ini kami buat untuk memberikan pengalaman kepada warga lansia tentang bagaimana seorang presenter membaca berita. Sekaligus kami ingin melihat kemampuan berpikir mereka agar pelayanan kepada lansia bisa lebih komprehensif,” ujar Mursyid.
Dalam pelaksanaannya, para peserta yang sudah berusia lanjut tampil di depan warga dengan gaya layaknya pembawa berita di layar kaca. Mereka harus membaca naskah yang telah disiapkan panitia dengan intonasi dan gaya seorang presenter.
Untuk menambah suasana, panitia bahkan membuat tampilan menyerupai layar televisi menggunakan kardus. Para peserta kemudian bergantian tampil membawakan berita di hadapan warga yang menyaksikan.
Sementara itu, Hartini, salah satu peserta yang sehari-hari bertugas sebagai bidan desa, mengaku membaca berita di depan banyak orang ternyata jauh lebih sulit dibandingkan pekerjaan yang biasa dilakukannya.
Hartini menyebut lomba tersebut menjadi pengalaman pertamanya tampil sebagai pembaca berita. Kondisi tersebut membuat dirinya sempat merasa grogi ketika harus membacakan naskah di hadapan warga.
“Ini pengalaman pertama saya membaca berita. Ternyata lebih sulit dibandingkan pekerjaan sehari-hari, apalagi harus tampil di depan banyak orang, jadi sempat grogi,” kata Hartini.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah Desa Ketro berharap para lansia tetap aktif, percaya diri, dan memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat.



