
PMI Bantu Dropping Air Bersih ke Desa Munggu (Foto: Luhur Karsanto)
Bencana kekeringan mendapatkan perhatian tersendiri dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo. Organisasi kemanusiaan tersebut turut menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang dilanda kekeringan, salah satunya di Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal.
Ketua PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto, mengatakan pihaknya rutin berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo dalam pelaksanaan distribusi air bersih. Untuk wilayah Dukuh Bungur, pengiriman dilakukan setiap satu pekan sekali menggunakan satu truk tangki.
Menurut Luhur, satu tangki air yang disalurkan PMI memiliki kapasitas sekitar 6.000 liter. Jumlah tersebut dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 150 kepala keluarga di Dukuh Bungur. Kebutuhan warga juga terbantu dengan adanya relawan maupun komunitas lain yang turut menyalurkan bantuan.
“Setiap satu pekan kami kirim satu tangki dengan kapasitas sekitar 6.000 liter ke Dukuh Bungur. Kami selalu berkoordinasi dengan BPBD, sehingga distribusi bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Luhur.
Selain Dukuh Bungur, PMI Ponorogo juga masih melakukan asesmen di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih. Di antaranya Dukuh Jenggring, Desa Duri, Kecamatan Slahung; Dukuh Krajan Tengah dan Dukuh Bedog, Desa Wates, Kecamatan Slahung; Dukuh Dungus, Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung; serta Dukuh Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, PMI juga mendapat dukungan dari sejumlah komunitas dan perusahaan. Salah satunya PT Daya Surya Sejahtera (DSS) yang setiap tahun turut membantu operasional distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.
Luhur mengatakan, distribusi air bersih merupakan bagian dari misi kemanusiaan PMI karena air menjadi kebutuhan vital masyarakat. Terlebih, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang.
“Air merupakan kebutuhan vital masyarakat. Karena itu, meskipun langkah yang kami lakukan sederhana, kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih,” katanya.
PMI Ponorogo akan terus melakukan koordinasi dan asesmen bersama pihak terkait untuk melihat perkembangan kondisi di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.



