
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Ponorogo, Basarnas, TNI-Polri, serta sejumlah unsur relawan melakukan pencarian terhadap seorang warga Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, yang diduga hilang di kawasan Sungai Wilangan, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, sejak Sabtu malam (18/7/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Polsek Sambit sekitar pukul 00.30 WIB terkait dugaan hilangnya seorang pemuda berusia 34 tahun bernama Kunarto di area sungai.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sepasang sandal di tepi sungai, peralatan memancing, serta sepeda motor yang diakui keluarga sebagai milik korban. Berdasarkan laporan dan temuan barang-barang tersebut, tim gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban.
Basarnas telah beberapa kali melakukan penyelaman untuk memastikan keberadaan korban. Namun, proses pencarian di bawah permukaan air mengalami kendala karena kondisi sungai yang keruh sehingga jarak pandang penyelam hanya sekitar 30 sentimeter.
Selain penyelaman, tim juga menyisir aliran sungai ke arah hilir. Namun, berdasarkan kondisi arus yang tidak terlalu deras, kemungkinan korban terbawa hingga ke hilir dinilai relatif kecil.
Masun menegaskan, lokasi tersebut masih sebatas titik dugaan hilangnya korban dan belum dapat dipastikan sebagai lokasi kejadian sebenarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sambit AKP Moh. Isa Latif mengatakan laporan awal diterima dari masyarakat sekitar pukul 22.30 WIB saat anggota sedang melaksanakan patroli.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban diduga pergi memancing seorang diri di kawasan Sungai Wilangan. Hasil pelacakan telepon seluler menunjukkan posisi terakhir korban berada di sekitar lokasi pencarian.
Menurut keterangan keluarga, korban mulai dicari sekitar pukul 22.00 WIB karena belum juga pulang ke rumah. Padahal, korban biasanya sudah berada di rumah setelah waktu Magrib.
Hingga Ahad siang (19/7/2026), proses pencarian terhadap Kunarto masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Petugas memperluas area pencarian dengan menyisir bantaran sungai serta melakukan penyelaman di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Belum ada tanda-tanda keberadaan korban hingga berita ini disusun.



