
Warga Kritik Jalan Berlubang Dengan Tulisan (Foto: Sugeng)
Aksi protes terhadap kondisi infrastruktur jalan kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini dilakukan warga Desa Demangan, Kecamatan Siman, yang meluapkan kekesalannya dengan mencoret jalan berlubang menggunakan tulisan bernada kritik.
Jalan yang mengalami kerusakan tersebut merupakan akses menuju Pondok Pesantren Ngabar. Kondisinya yang dipenuhi lubang dinilai membahayakan pengguna jalan dan kerap memicu kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor.
Salah seorang warga, Sugeng Priyanto, mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum mendapat penanganan. Menurutnya, para pengendara terpaksa berkelok-kelok menghindari lubang sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
“Jalan ini sudah lama rusak dan sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Pengendara harus mencari bagian jalan yang masih mulus, padahal di sepanjang jalan menuju Pondok Ngabar banyak lubang yang cukup dalam,” ujar Sugeng Priyanto.
Sugeng berharap pemerintah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo, segera melakukan perbaikan agar kondisi jalan kembali aman dan tidak menimbulkan korban kecelakaan.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini sebelum ada korban yang lebih banyak. Jangan sampai harus menunggu kejadian yang lebih parah baru dilakukan perbaikan,” pungkasnya.



