
aktivitas outbond di taman kehati (foto: Sapto)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo menghadirkan fasilitas outbound di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) yang berada di Jalan Raya Ponorogo–Madiun. Inovasi tersebut dilakukan untuk menarik lebih banyak pengunjung sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo, Sapto Djatmiko, mengatakan fasilitas outbound disiapkan sebagai daya tarik tambahan, terutama bagi rombongan pelajar.
“Kami membuat inovasi berupa fasilitas outbound agar kunjungan ke Taman Kehati semakin meningkat. Harapannya, semakin banyak pengunjung yang datang, maka kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah juga ikut bertambah,” kata Sapto.
Sapto menjelaskan, sesuai ketentuan yang berlaku, tiket masuk Taman Kehati hanya dikenakan retribusi sebesar Rp5.000 per orang. Sementara itu, bagi pengunjung yang ingin mengikuti kegiatan outbound dikenakan biaya sekitar Rp20.000 karena menggunakan instruktur profesional beserta peralatan dari pihak ketiga.
“Biaya outbound itu bukan hanya untuk penggunaan lokasi, tetapi juga mencakup jasa instruktur dan peralatan yang disediakan pihak ketiga. Karena itu, rombongan yang ingin mengikuti kegiatan ini sebaiknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengelola agar seluruh kebutuhan dapat dipersiapkan,” jelasnya.
Menurut Sapto, pada akhir pekan fasilitas outbound cukup banyak dimanfaatkan oleh kelompok sekolah. Selain mengikuti berbagai permainan edukatif, pengunjung juga dapat menikmati suasana rindang Taman Kehati yang dipenuhi pepohonan serta kolam ikan.



