Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • Juni
  • 27
  • Hingga Akhir Mei 2026, Penyerapan Pupuk Bersubsidi Capai 47 Prosen
  • Headline
  • Jelajah

Hingga Akhir Mei 2026, Penyerapan Pupuk Bersubsidi Capai 47 Prosen

Gema Surya FM Sabtu 27 Juni 2026 | 11:49 WIB
Tamar Mahara ​Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (Foto: Yudi)

Tamar Mahara ​Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (Foto: Yudi)

Keluhan petani di Kabupaten Ponorogo terkait sulitnya mendapatkan pupuk subsidi ternyata berbanding terbalik dengan data serapan di lapangan. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo mencatat, hingga 31 Mei 2026, realisasi penyerapan pupuk subsidi telah mencapai 47 persen dari total alokasi yang diterima daerah.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dispertahankan Ponorogo, Tamar Mahara, mengatakan tahun ini pemerintah mengalokasikan sekitar 64 ribu ton pupuk subsidi yang terdiri dari 33 ribu ton pupuk urea, 27 ribu ton NPK, 4 ribu ton pupuk organik, dan 6 ton pupuk ZA. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 ribu ton telah disalurkan kepada petani.

“Per akhir Mei 2026, serapan pupuk subsidi di Ponorogo sudah mencapai sekitar 47 persen. Khusus pupuk ZA memang belum terserap karena umumnya baru digunakan saat musim tanam tebu,” ujar Tamar.

Meski demikian, Tamar mengakui masih banyak petani yang mengeluhkan sulit memperoleh pupuk subsidi. Menurutnya, kondisi itu dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya karena kebutuhan pupuk yang diusulkan petani mencapai 87 ribu ton, sementara alokasi yang disetujui pemerintah pusat hanya sekitar 73 persen dari usulan tersebut.

“Selain keterbatasan alokasi, pola tanam petani di Ponorogo yang tidak serentak juga menyebabkan distribusi pupuk belum merata. Ada wilayah yang membutuhkan lebih awal, sementara daerah lain belum memasuki masa tanam,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dispertahankan kini memperkuat pemetaan kebutuhan pupuk di setiap wilayah. Kelompok tani diminta melaporkan kebutuhan pupuk sebelum musim tanam dimulai agar distribusi dapat diatur lebih efektif.

“Kalau ada daerah yang kekurangan sementara wilayah lain stoknya belum dibutuhkan, kami lakukan strategi silang atau pengalihan alokasi. Harapannya tidak ada lagi petani yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi saat musim tanam,” pungkas Tamar.

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Liburan, Pengunjung Perpusda Ponorogo Naik 8 Kali Lipat
Next: Maling Supra Fit X di Ketro Sawoo Berhasil Ditangkap Polisi, Saat Akan Jual Motor di Desa Tugu Mlarak

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.