
ilustrasi
Momen libur panjang sekolah mendapat perhatian khusus dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Ponorogo. Orang tua diimbau memanfaatkan masa liburan untuk lebih dekat dan meluangkan waktu bersama anak-anak.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Dinsos P3A Ponorogo, Aida Fitriana Mayasari, mengatakan libur sekolah merupakan kesempatan yang tepat bagi orang tua untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan kebersamaan dengan buah hati.
“Libur sekolah bisa dimanfaatkan orang tua untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, karena momen seperti ini tidak datang setiap saat,” ujar Aida.
Menurutnya, ada banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan bersama anak selama masa liburan. Mulai dari melibatkan anak dalam pekerjaan rumah, mengajak berwisata, memberikan ruang untuk menyalurkan hobi, mengunjungi perpustakaan, hingga menyediakan waktu khusus untuk mengobrol dan berdiskusi.
Aida mengaku prihatin apabila masa libur sekolah justru dihabiskan anak-anak dengan bermain gawai atau gadget secara berlebihan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan maupun perkembangan sosial anak.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya fokus pada gadget selama liburan. Orang tua perlu hadir dan mengarahkan mereka pada aktivitas yang lebih bermanfaat,” katanya.
Meski demikian, Aida tidak melarang penggunaan gadget oleh anak. Namun, penggunaannya harus tetap diawasi dan dibatasi sesuai kebutuhan.
“Anak boleh menggunakan gadget, tetapi harus terkontrol dan ada batasan waktunya,” tegasnya.
Ia menambahkan, masa anak-anak merupakan fase yang tidak akan terulang kembali. Karena itu, orang tua diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membangun kedekatan emosional dengan anak selama liburan sekolah.
“Jangan sampai orang tua menyesal karena masa anak-anak tidak akan kembali lagi. Libur sekolah bisa menjadi waktu yang tepat untuk menjalin komunikasi yang lebih baik antara orang tua dan anak,” pungkasnya.



