
foto TKP kebakaran kandang ayam (foto: Wisnu)
Kebakaran hebat melanda kandang ayam milik Ahmad Kodir di RT 01 RW 03 Dukuh Karangrejo, Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Selasa malam (23/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Pasalnya, kandang tersebut baru saja diisi sekitar 14 ribu ekor anak ayam berusia empat hari yang seluruhnya tidak berhasil diselamatkan.
Sekretaris Desa Tempuran, Wisnu, mengatakan berdasarkan keterangan pemilik, selain ribuan anak ayam, bangunan kandang dan stok pakan juga ludes dilalap api.
“Semua ayam yang baru berumur empat hari mati terbakar. Selain itu bangunan kandang dan stok pakan juga habis dilalap api,” ujar Wisnu.
Ia menjelaskan, saat kejadian sebenarnya ada penjaga yang berada di area kandang. Sementara pemilik kandang sedang berada di rumah anaknya yang berada di desa tetangga.
Menurut Wisnu, pemilik kandang pertama kali mengetahui kebakaran saat hendak pulang dan melihat kobaran api dari kejauhan.
“Ketika akan pulang, pemilik melihat ada api dari arah kandang. Setelah dicek ternyata kandangnya sudah terbakar, lalu langsung meminta bantuan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran,” jelasnya.
Namun, api dengan cepat melahap seluruh bagian kandang sehingga tidak dapat dikendalikan warga. Petugas pemadam kebakaran juga tidak bisa menjangkau lokasi karena jaraknya cukup jauh dan medan menuju lokasi dinilai sulit dilalui.
Beruntung, lokasi kandang berada jauh dari permukiman warga sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain.
Untuk sementara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau gangguan pada alat pemanas suhu yang digunakan di dalam kandang.



