
Kecelakaan maut terjadi di di Jalan umum jurusan Ponorogo-Wonogiri km. 21-22 masuk Dukuh Kresek Desa Biting Kecamatan Badegan Ponorogo (Foto: Ilustrasi)
Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri kilometer 21-22, tepatnya di Dukuh Kresek, Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Minggu malam, 5 Juli 2026, sekitar pukul 22.30 WIB. Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi A-6557-VBU yang dikendarai Ahmad Syaefudin (19), warga Tangerang, Banten, bertabrakan dengan truk bernomor polisi N-9481-US yang dikemudikan M. Sahrul Munir (30), warga Kabupaten Blitar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, sepeda motor Honda Beat melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bergerak ke kanan hingga menyerempet bagian samping kanan truk yang datang dari arah berlawanan.
“Sepeda motor Honda Beat melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan kurang lebih 40 kilometer per jam. Kendaraan kemudian bergerak ke kanan hingga menyerempet bagian samping kanan truk yang datang dari arah timur ke barat dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam,” ujar Iptu Abdul Kholik.
Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengemudi truk tidak mengalami luka.
“Korban mengalami luka berat, di antaranya kepala bagian belakang bengkak, pelipis kanan robek, telinga dan hidung mengeluarkan darah, kaki kanan lecet, serta jari kelingking tangan kanan lecet. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian, sedangkan pengemudi truk tidak mengalami luka,” jelasnya.
Iptu Abdul Kholik menambahkan, saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo. Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan, termasuk pengemudi truk yang masih dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan.
“Saat ini perkara masih kami tangani. Kendaraan yang terlibat sudah diamankan dan pengemudi truk masih dimintai keterangan. Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor atau faktor human error,” katanya.
Pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, serta tetap menjaga konsentrasi demi mencegah terjadinya kecelakaan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada, berhati-hati, dan mematuhi peraturan lalu lintas agar kecelakaan seperti ini tidak kembali terjadi,” pungkas Iptu Abdul Kholik.



