
proses evakuasi remaja yang terjatuh dari sumur (foto: Amrih Widodo)
Warga Dukuh Tenggang Krajan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo digegerkan dengan peristiwa seorang remaja berusia 14 tahun yang tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 25 meter, Minggu 7 Juni 2026. Korban bernama Abimanyu, seorang pelajar SMP, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Kapolsek Jenangan, AKP Amrih Widodo, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa bermula saat pompa air di sumur milik keluarga korban mengalami kerusakan. Sehari sebelumnya, tutup sumur dari cor beton dibuka untuk perbaikan dan sementara diganti menggunakan penutup berbahan fiber plastik.
AKP Amrih Widodo mengatakan, “Pada saat ada tamu dari Madiun datang ke rumah, korban bermain di sekitar lokasi sumur. Diduga korban tidak mengetahui kondisi penutup sumur yang hanya menggunakan fiber plastik sehingga saat terinjak, penutup tersebut tidak kuat menahan beban dan korban terjatuh ke dalam sumur.”
Ia menambahkan, “Setelah mendapat laporan dari warga, kami bersama BPBD dan petugas Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan cukup sulit karena sumur dalam dan sempit sehingga petugas harus sangat berhati-hati.”
AKP Amrih Widodo juga menjelaskan, “Kurang lebih satu jam proses evakuasi berlangsung. Alhamdulillah korban berhasil diangkat dalam keadaan sadar penuh. Korban hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan dan selanjutnya dibawa ke RSU Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.”
Peristiwa tersebut sempat menjadi tontonan warga sekitar yang turut membantu proses penyelamatan hingga korban berhasil dievakuasi dengan selamat.



