
tankapan layar cctv toko yang merekam aksi pencurian (foto: Wety)
Aksi penipuan dengan modus tukar uang yang diduga dilakukan warga negara asing (WNA) meresahkan kalangan pelaku usaha di Ponorogo. Mereka berharap aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku sebelum memakan lebih banyak korban.
Sebuah rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan dua pria diduga WNA mendatangi sebuah toko peralatan rumah tangga di Jalan Urip Sumoharjo, Sabtu 6 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam rekaman tersebut, salah satu pria terlihat berada di dekat meja kasir dan sempat membuka laci penyimpanan uang.
Wety, pengunggah rekaman CCTV ke media sosial, mengatakan video tersebut dibagikan atas permintaan pemilik toko agar para pelaku usaha lebih waspada terhadap modus serupa.
“Pemilik toko itu teman saya. Yang jaga saat kejadian adalah adiknya. Rekaman CCTV kemudian diminta untuk diposting supaya menjadi peringatan bagi pemilik usaha lainnya agar lebih berhati-hati,” ujar Wety.
Menurutnya, kejadian bermula ketika dua pria asing yang mengendarai sepeda motor berhenti di depan toko. Salah satu di antaranya membeli telenan seharga Rp10 ribu, lalu meminta menukarkan dua lembar uang Rp50 ribu menjadi satu lembar Rp100 ribu.
“Awalnya hanya membeli telenan dan minta tukar uang. Tapi entah bagaimana, salah satu dari mereka kemudian mendekati laci kasir. Setelah dicek melalui CCTV, terlihat ada uang yang diambil dan dimasukkan ke saku bajunya sebelum mereka pergi,” jelasnya.
Ironisnya, kehilangan uang tersebut baru diketahui setelah penjaga toko memeriksa rekaman CCTV. Hingga kini belum dapat dipastikan apakah penjaga toko menjadi korban hipnotis atau hanya lengah saat melayani pelaku.
Wety berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi para pemilik usaha agar lebih berhati-hati ketika melayani orang yang tidak dikenal, terutama saat melakukan transaksi penukaran uang di kasir.



