
salah satu unit toilet p[ortable yang di kerahkan oleh DLH (foto: Hamka)
Mendukung pelaksanaan Grebeg Suro, Festival Reyog Remaja, dan Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP) 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo menempatkan dua unit toilet portabel di kawasan Alun-Alun Ponorogo.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Pertamanan DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto, mengatakan satu unit toilet portabel ditempatkan di sisi utara Alun-Alun Ponorogo, sedangkan satu unit lainnya berada di area Festival Nasional Reyog Ponorogo yang menggunakan sistem tiket berbayar.
Menurut Adhi, penyediaan fasilitas tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan pengunjung yang selama ini kesulitan mencari toilet saat pelaksanaan event besar di pusat kota.
Agar tampil lebih menarik, DLH bekerja sama dengan komunitas Cokro Sketsa untuk menghias dinding kontainer toilet dengan mural bertema khas Ponorogo. Mural tersebut mengangkat tema gugur gunung atau gotong royong yang digambarkan melalui tokoh-tokoh Reyog, Monumen Reyog sebagai ajakan “Ayo Dolan Neng Ponorogo”, hingga ilustrasi sate ayam khas Ponorogo.
Selain menyediakan toilet portabel, DLH juga menyiapkan ruang terbuka hijau di pojok Alun-Alun Ponorogo sebagai tempat beristirahat bagi pengunjung. Area tersebut dilengkapi kursi dan dirancang sebagai kawasan bebas asap rokok, pengemis, serta pengamen sehingga pengunjung dapat beristirahat dengan lebih nyaman selama menikmati rangkaian Grebeg Suro 2026.



