
Penampakan stok oleh oleh haji di toko oleh oleh haji (foto: Naning)
Musim haji setiap tahun selalu membawa berkah bagi para pengusaha perlengkapan dan oleh-oleh haji. Tingginya minat jamaah terhadap oleh-oleh khas Tanah Suci membuat penjualan mengalami peningkatan signifikan.
Naning Sudibyo, salah satu pengusaha oleh-oleh haji di Jalan Jaksa Agung, mengatakan, “Oleh-oleh haji sangat diminati oleh jamaah. Bahkan kenaikan penjualan bisa mencapai 75 persen dibanding tahun sebelumnya.”
Ia menjelaskan, “Sebagian besar konsumen sudah memesan jauh hari, sehingga saat mendekati kepulangan jamaah haji, pihak keluarga tinggal mengambil pesanan saja.”
Menurutnya, beberapa jenis oleh-oleh yang paling banyak diminati antara lain kurma, air zamzam, kacang arab, hingga kacang almond.
“Kami juga menerima pesanan paket oleh-oleh haji dengan harga mulai dari 6 ribu hingga 20 ribu rupiah,” ujarnya.
Naning menambahkan, permintaan oleh-oleh haji cenderung stabil sepanjang tahun.
“Hampir sepanjang tahun oleh-oleh haji tetap diminati, karena selain haji juga ada jamaah umrah. Bahkan terkadang pesanan masih bertambah meskipun jamaah sudah sampai di rumah,” pungkasnya.
Sebagai penutup, ia berharap tren positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak baik bagi pelaku usaha, sekaligus memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan oleh-oleh bagi keluarga dan kerabat.



