
Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Sugiarto (foto: Yudi)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Ponorogo akan mulai direalisasikan pada Oktober mendatang. Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, saat ini prosesnya masih dalam tahap penyelesaian detail engineering design (DED), koordinasi teknis, serta persiapan pematangan lahan.
“Untuk saat ini kami masih merampungkan DED, koordinasi detail, serta memastikan kesiapan perencanaan termasuk pematangan lahan. Targetnya pembangunan bisa dimulai pada Oktober,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan SR permanen direncanakan berada di selatan Sirkuit Ban Bunder atau kawasan Jurang Gandul, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan. Lahan tersebut sebelumnya merupakan kawasan lahan sawah yang dilindungi (LSD), namun telah mendapatkan izin alih fungsi dari Kementerian ATR/BPN sejak Februari lalu.
Menurut pejabat yang akrab disapa Ugin ini, status lahan yang akan digunakan saat ini masih bersifat pinjam pakai. Pihaknya juga masih menunggu kejelasan skema dari pemerintah pusat terkait pengelolaan Sekolah Rakyat tersebut.
“Untuk lahannya sementara ini masih pinjam pakai. Kami juga masih menunggu kejelasan apakah nantinya aset ini akan diserahkan ke daerah atau justru lahan dari Pemkab yang dihibahkan ke pemerintah pusat,” pungkasnya.



