
Dyah puspasari, salah satu anggota keluarga
Kabar penangkapan relawan dan jurnalis Indonesia oleh militer Israel membuat keluarga di Ponorogo resah. Salah satunya dirasakan Dyah Puspasari, warga Jalan Cinde Wilis, Kertosari, Kecamatan Babadan.
Kakaknya, Herman Budianto (53), diketahui ikut ditahan saat menjalankan misi kemanusiaan ke Palestina dalam armada Global Sumud Flotilla (GSF).
Saat dikonfirmasi, Dyah Puspasari tak kuasa menahan tangis.
“Saya kaget sekali, tidak menyangka kakak saya ikut ditahan. Saya hanya bisa berdoa semoga beliau selamat dan dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum ditangkap, sang kakak sempat melakukan siaran langsung di media sosial.
“Sebelumnya kakak saya sempat live, menyampaikan kalau kapal mereka dihadang oleh militer Israel dan menceritakan kondisinya,” ungkapnya.
Informasi yang diterima keluarga, rombongan dicegat di perairan internasional saat menuju Gaza dalam misi kemanusiaan sejak Selasa, 19 Mei 2026.
“Setelah itu, live-nya tiba-tiba hilang dan kami tidak bisa lagi mendapatkan kabar,” jelasnya.
Herman diketahui berangkat sejak 21 April 2026 dan telah beberapa kali mengikuti misi kemanusiaan serupa.
“Ini bukan yang pertama, sudah yang ketiga kalinya kakak saya ikut misi kemanusiaan ke Palestina,” imbuhnya.
Pihak keluarga berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah.
“Kami berharap pemerintah bisa turun tangan untuk membebaskan kakak saya bersama WNI lainnya yang ditahan,” tegasnya.
Selain itu, keluarga hanya bisa berharap Herman segera kembali dengan selamat.
“Kami sekeluarga terus berdoa agar kakak saya bisa pulang dalam keadaan sehat,” pungkasnya.
Dyah juga menceritakan latar belakang sang kakak yang sejak muda dikenal mandiri dan aktif.
“Sejak lulus SMAN 1 Ponorogo tahun 1992, kakak saya sempat ikut seleksi STAN tapi belum berhasil, kemudian merantau ke Jakarta untuk kuliah dan bekerja dengan biaya sendiri,” tuturnya.
Ia menambahkan, Herman juga aktif dalam organisasi dan pernah menjadi atlet pencak silat.
“Sejak dulu beliau aktif berorganisasi, bahkan pernah menjadi atlet pencak silat,” tandasnya.



