
Dukuh bungkul desa Wates Slahung Ponorogo
Tanah longsor menerjang lima rumah warga di Dukuh Bungkul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Rabu dini hari, 20 Mei 2026.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat sehingga penghuninya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kepala Desa Wates, Suyadi, menyampaikan bahwa dua rumah yang terdampak parah mengalami kerusakan signifikan.
“Ada dua rumah yang rusak berat, dindingnya hancur dan sebagian tertimbun material longsor,” ujarnya.
Ia menambahkan, demi keselamatan, pihaknya meminta para pemilik rumah untuk sementara waktu mengungsi.
“Untuk keselamatan, kami meminta pemilik rumah mengungsi sementara ke rumah tetangga yang lebih aman,” jelasnya.
Selain merusak bangunan, longsor juga menimbun sejumlah harta benda milik warga.
“Di dalam rumah yang tertimbun, masih banyak harta benda, salah satunya sepeda motor,” terangnya.
Hingga Rabu siang, proses evakuasi belum dilakukan karena kondisi lokasi yang masih rawan terjadi longsor susulan.
“Hingga siang ini belum dilakukan evakuasi karena kondisi tanah masih labil dan berbahaya,” ungkapnya.
Meski demikian, warga setempat telah bergotong royong membersihkan material longsor dan pepohonan yang tumbang.
“Warga sudah kerja bakti menyingkirkan material longsor serta memotong pohon-pohon yang roboh menggunakan gergaji,” imbuhnya.
Menurutnya, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa malam menjadi pemicu utama terjadinya longsor.
“Memang sejak Selasa malam wilayah kami diguyur hujan deras,” katanya.
Ia juga mengingatkan adanya potensi longsor susulan yang masih mengancam rumah warga lainnya.
“Jika hujan deras terus terjadi, masih ada tiga rumah lagi yang kondisinya terancam longsor,” pungkasnya.



