
Dinas Lingkungan Hidup Ajak Masyarakat Jambon Penghijaua
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo melakukan aksi penghijauan di Dukuh Wonopuro, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, sebagai respons atas menurunnya debit tiga sumber mata air di wilayah tersebut.
Kepala Bidang PPKL dan Konservasi SDA DLH Ponorogo, Ervina Nurdianti, mengatakan kegiatan ini melibatkan komunitas pegiat lingkungan dari berbagai desa untuk memulihkan ekosistem yang mulai mengering.
“Penghijauan ini kami lakukan karena debit sumber mata air mulai mengecil, sehingga perlu upaya pemulihan ekosistem,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanaman difokuskan pada tanaman produktif seperti kopi dan alpukat untuk menggantikan pohon albasia yang dinilai lebih banyak menyerap air.
“Kami arahkan ke tanaman produktif seperti kopi dan alpukat agar selain menjaga sumber air, juga memberi manfaat ekonomi bagi warga,” jelasnya.
Menurutnya, program ini juga menyasar sekitar 40 keluarga prasejahtera dengan memanfaatkan lahan milik warga agar bisa menghasilkan panen tahunan.
“Harapannya, warga bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari hasil panen tanaman tersebut,” tambah Ervina.
Ia juga menyebut stok bibit saat ini telah habis disalurkan ke sejumlah wilayah, seperti Munggung dan Ngindeng. Masyarakat yang ingin mengajukan penghijauan diminta menunggu awal musim hujan.
“Permohonan bibit bisa diajukan kembali sekitar Oktober atau November saat musim hujan,” ungkapnya.
Untuk pengajuan berikutnya, DLH menerapkan aturan baru berupa kewajiban melampirkan proposal resmi dan foto lokasi dengan titik koordinat.
“Sistem ini kami terapkan agar pemantauan tutupan lahan lebih akurat dan pelaporan ke tingkat provinsi maupun pusat menjadi lebih valid,” pungkasnya.



