Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman
  • Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla
  • Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN
  • Perpustakaan Keliling Kunjungi Sekolah Pinggiran, Ajak Siswa Suka Baca dan Permainan Edukatif
  • Permintaan Pembuatan Kartu Kuning di Disnaker Ponorogo Meningkat, Didominasi CPMI
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 9
  • Pamit Mengaji, Dua Bocah Ditemukan Meninggal Dunia di Kubangan Air di Desa Beton, Siman, Ponorogo
  • Headline
  • Jelajah

Pamit Mengaji, Dua Bocah Ditemukan Meninggal Dunia di Kubangan Air di Desa Beton, Siman, Ponorogo

Gema Surya FM Kamis 9 April 2026 | 10:54 WIB
Diberi garis polisi, TKP tenggelamnya dua bocah di Beton, Siman. (Foto/Dok. Polsek Siman)

Diberi garis polisi, TKP tenggelamnya dua bocah di Beton, Siman. (Foto/Dok. Polsek Siman)

SIMAN – Pamit mengaji, dua bocah warga Madusari, Siman, Ponorogo berinisial MAZ (6) dan MAJ (7) ditemukan meninggal dunia di blumbang (kubangan air) Desa Beton, Siman, Ponorogo, Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan orang tua, kedua anak tersebut sempat mengikuti kegiatan mengaji di TPA sebelum kejadian, yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Lokasi kejadian berupa kubangan bekas galian tanah dengan luas sekitar 5 meter persegi dan kedalaman mencapai 1,5 hingga 2 meter. Ada kemungkinan korban terpeleset saat bermain.

Hasil pemeriksaan di RSUD dr. Hardjono menunjukkan tidak ada trauma fisik pada tubuh kedua korban dan tidak ada luka lecet.

Namun, ditemukan air keluar dari hidung dan mulut, sehingga meninggalnya kedua bocah tersebut murni karena kecelakaan air (laka air).

Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya ada tiga bocah yang bermain di area kubangan air tersebut, namun yang tercebur dua anak.

Sementara itu, satu anak yang mengetahui kejadian tersebut langsung berlari ke guru TPA untuk menyampaikan bahwa dua temannya jatuh ke kolam. Guru tersebut langsung meminta bantuan warga dan akhirnya berhasil dilakukan evakuasi.

Di sekitar TKP ditemukan dua pasang sandal milik kedua korban dan peci. Agar kejadian tersebut tidak berulang, lokasi blumbang diharapkan diberi pagar pembatas.

Sepengetahuannya, terdapat tiga blumbang di tempat tersebut yang diperkirakan untuk kolam ikan. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Tutupi Biaya Operasional yang Membengkak, TPS3R Kelurahan Surodikraman Mulai Ternak Maggot
Next: Lakalantas di Jalan Raya Ponorogo Madiun, Pengendara Scoopy Hindari Muatan Gabah yang Terjatuh dari Truk

Related Stories

Mobil Pikap Terbakar karna Korsleting (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar di Tegalombo Kauman

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:46 WIB
Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Jabatan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Akan Diisi dari Kalangan ASN

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:03 WIB
BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla (Foto: Yudi)
  • Headline
  • Jelajah

Puncak Kemarau BPBD Tetapkan Ponorogo Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

Gema Surya FM Rabu 29 Juli 2026 | 13:31 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.