
Diberi garis polisi, TKP tenggelamnya dua bocah di Beton, Siman. (Foto/Dok. Polsek Siman)
SIMAN – Pamit mengaji, dua bocah warga Madusari, Siman, Ponorogo berinisial MAZ (6) dan MAJ (7) ditemukan meninggal dunia di blumbang (kubangan air) Desa Beton, Siman, Ponorogo, Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan orang tua, kedua anak tersebut sempat mengikuti kegiatan mengaji di TPA sebelum kejadian, yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Lokasi kejadian berupa kubangan bekas galian tanah dengan luas sekitar 5 meter persegi dan kedalaman mencapai 1,5 hingga 2 meter. Ada kemungkinan korban terpeleset saat bermain.
Hasil pemeriksaan di RSUD dr. Hardjono menunjukkan tidak ada trauma fisik pada tubuh kedua korban dan tidak ada luka lecet.
Namun, ditemukan air keluar dari hidung dan mulut, sehingga meninggalnya kedua bocah tersebut murni karena kecelakaan air (laka air).
Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya ada tiga bocah yang bermain di area kubangan air tersebut, namun yang tercebur dua anak.
Sementara itu, satu anak yang mengetahui kejadian tersebut langsung berlari ke guru TPA untuk menyampaikan bahwa dua temannya jatuh ke kolam. Guru tersebut langsung meminta bantuan warga dan akhirnya berhasil dilakukan evakuasi.
Di sekitar TKP ditemukan dua pasang sandal milik kedua korban dan peci. Agar kejadian tersebut tidak berulang, lokasi blumbang diharapkan diberi pagar pembatas.
Sepengetahuannya, terdapat tiga blumbang di tempat tersebut yang diperkirakan untuk kolam ikan. (rl/ab)



