Skip to content
Gema Surya FM

Gema Surya FM

Inspiratif, Akurat

Berita Terkini

  • Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa
  • Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha
  • Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat
  • Baru Terbentuk, Tim URC Satreskrim Polres Ponorogo Berhasil Meringkus 2 Spesialis Maling Motor
  • Iduladha, Jasa Membuat Abon dan Olahan Daging Laris Manis
Primary Menu
  • Home
  • Station Info
    • Profile
    • Data Teknik
    • Tarif Iklan
  • News
  • Podcast
  • Live Stream
  • Kontak
ON AIR
  • Home
  • 2026
  • April
  • 9
  • Pamit Mengaji, Dua Bocah Ditemukan Meninggal Dunia di Kubangan Air di Desa Beton, Siman, Ponorogo
  • Headline
  • Jelajah

Pamit Mengaji, Dua Bocah Ditemukan Meninggal Dunia di Kubangan Air di Desa Beton, Siman, Ponorogo

Gema Surya FM Kamis 9 April 2026 | 10:54 WIB
Diberi garis polisi, TKP tenggelamnya dua bocah di Beton, Siman. (Foto/Dok. Polsek Siman)

Diberi garis polisi, TKP tenggelamnya dua bocah di Beton, Siman. (Foto/Dok. Polsek Siman)

SIMAN – Pamit mengaji, dua bocah warga Madusari, Siman, Ponorogo berinisial MAZ (6) dan MAJ (7) ditemukan meninggal dunia di blumbang (kubangan air) Desa Beton, Siman, Ponorogo, Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan orang tua, kedua anak tersebut sempat mengikuti kegiatan mengaji di TPA sebelum kejadian, yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Lokasi kejadian berupa kubangan bekas galian tanah dengan luas sekitar 5 meter persegi dan kedalaman mencapai 1,5 hingga 2 meter. Ada kemungkinan korban terpeleset saat bermain.

Hasil pemeriksaan di RSUD dr. Hardjono menunjukkan tidak ada trauma fisik pada tubuh kedua korban dan tidak ada luka lecet.

Namun, ditemukan air keluar dari hidung dan mulut, sehingga meninggalnya kedua bocah tersebut murni karena kecelakaan air (laka air).

Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya ada tiga bocah yang bermain di area kubangan air tersebut, namun yang tercebur dua anak.

Sementara itu, satu anak yang mengetahui kejadian tersebut langsung berlari ke guru TPA untuk menyampaikan bahwa dua temannya jatuh ke kolam. Guru tersebut langsung meminta bantuan warga dan akhirnya berhasil dilakukan evakuasi.

Di sekitar TKP ditemukan dua pasang sandal milik kedua korban dan peci. Agar kejadian tersebut tidak berulang, lokasi blumbang diharapkan diberi pagar pembatas.

Sepengetahuannya, terdapat tiga blumbang di tempat tersebut yang diperkirakan untuk kolam ikan. (rl/ab) 

About the Author

Gema Surya FM

Author

View All Posts
Bagikan :
        

Post navigation

Previous: Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha

Related Stories

FXCV
  • Jelajah

Gontor FC Tantang Timnas All Star, Perayaan 1 Abad Gontor di Supercoppa

Gema Surya FM Minggu 31 Mei 2026 | 16:52 WIB
proses pembuatan sate gule (foto: ani)
  • Jelajah

Masakan Sate Gule Jadi Primadona, Jasa Masak Diserbu Saat Idul Adha

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 14:12 WIB
Jemaah KBIHU (Foto: H. Tantowi Mudhofar SHI. MAg)
  • Headline
  • Jelajah

Lempar Jumroh Jemaah KBIHU Surya Mabrur Berjalan Lancar, 97 Persen Jemaah Sehat

Gema Surya FM Sabtu 30 Mei 2026 | 13:54 WIB

Dengarkan siaran Gema Surya FM melalui live streaming dan simak berita-berita terkini Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya
  • Profile
  • News
  • Tarif Iklan
  • Live Streaming
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Babadan
  • Badegan
  • Balong
  • Bungkal
  • Jambon
  • Jenangan
  • Jetis
  • Mlarak
  • Kauman
  • Ngebel
  • Ngrayun
  • Ponorogo
  • Pulung
  • Sambit
  • Sawoo
  • Sampung
  • Siman
  • Slahung
  • Sooko
  • Sukorejo
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.