
Viral di media sosial, video warga Desa Gempolan, Tempuran, Kecamatan Sawoo yang marah-marah karena dapur rumahnya disebut dirusak tetangga, ternyata tidak sepenuhnya benar.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat dinding dapur berbahan asbes sudah banyak bagian yang rusak dan berserakan di tanah. Video tersebut pun memicu beragam komentar dari warganet.
Kapolsek Sawoo, AKP Tutut Ariyanto, saat dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa itu sebenarnya sudah lama terjadi, yakni pada 16 Maret 2026 lalu. Pelakunya adalah seorang ODGJ berinisial PUR (42), warga setempat. Namun, yang dirusak bukan dapur milik tetangganya, melainkan dapur rumah orang tuanya sendiri.
“kami sudah cek langsung ke lokasi. Tidak ada pengrusakan sampai ke rumah tetangga, sehingga video yang beredar di media sosial itu tidak sepenuhnya benar,” ujar AKP Tutut Ariyanto.
Ia menambahkan, petugas bersama pihak puskesmas sempat turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan adanya warga mengamuk. Saat itu, PUR berhasil dibawa petugas tanpa perlawanan untuk mendapatkan penanganan medis.
“yang bersangkutan memang sudah lama mengalami gangguan jiwa dan rutin menjalani pengobatan dari puskesmas. Dimungkinkan saat kejadian obatnya habis sehingga penyakitnya kambuh,” tambahnya.
Sebelumnya, PUR sempat dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo, sebelum akhirnya dirujuk untuk menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit jiwa di Mojokerto.
Demi keselamatan keluarga dan warga sekitar, pihak keluarga bersama aparat dan tenaga kesehatan akhirnya sepakat membawa PUR ke rumah sakit jiwa untuk pengobatan lebih lanjut.



