
Foto : ilustrasi
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki terjadi di Jalan Raya Somoroto–Solo, tepatnya di timur Perempatan Sampung masuk wilayah Kauman, Somoroto, Ahad pagi (15/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Sepeda motor jenis PCX warna silver dengan nomor polisi AD 3929 AZB yang dikendarai BFR (19), warga Dongko, Trenggalek, menabrak seorang pejalan kaki bernama Mbah Tun (70), warga Somoroto, yang hendak menyeberang jalan.
Informasi yang dihimpun Gema Surya menyebutkan, korban pejalan kaki sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Namun karena luka yang cukup parah, korban akhirnya meninggal dunia. Sementara pengendara sepeda motor hanya mengalami luka ringan.
Kapolsek Somoroto, Kompol Haryo Kusbintoro saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan kasus kecelakaan tersebut kini telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan pejalan kaki di Jalan Raya Somoroto–Solo. Saat ini kasusnya sudah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo,” ujar Kompol Haryo Kusbintoro.
Dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, kronologisnya sepeda motor PCX melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah barat menuju timur di Jalan Raya Somoroto–Solo. Sesampainya di lokasi kejadian, ada seorang pejalan kaki yang menyeberang jalan dari arah utara ke selatan hingga akhirnya tertabrak sepeda motor tersebut.
Akibat benturan keras, korban pejalan kaki sempat terpental beberapa meter dari lokasi tabrakan. Korban mengalami luka cukup parah berupa patah tulang kaki kanan terbuka serta patah tulang pada tangan kanan. Sementara pengendara sepeda motor juga sempat terjatuh dan mengalami luka lecet pada tangan kanan.
Petugas dari Polsek Somoroto yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban pejalan kaki dan pengendara sepeda motor ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kompol Haryo Kusbintoro juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, terlebih mendekati Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diikuti dengan meningkatnya volume kendaraan di jalan raya.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengurangi kecepatan, apalagi mendekati hari raya biasanya arus lalu lintas semakin ramai,” pungkasnya.



