
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo siap mengatur ulang jadwal pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjelang Lebaran. Jika volume sampah menumpuk, frekuensi pengambilan dan pengangkutan sampah akan ditambah dari sebelumnya dua kali menjadi tiga kali.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Ponorogo, Adhi Fahrianto Sulistiyawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan volume sampah.
“Jika volume sampah menumpuk, maka frekuensi pengangkutan akan kami tambah dari dua kali menjadi tiga kali,” ujarnya.
Ia menambahkan, jadwal pengangkutan sampah juga akan diperpanjang hingga malam hari untuk mengantisipasi lonjakan sampah menjelang Lebaran. Selain itu, DLH juga akan menambah jumlah petugas kebersihan di lapangan.
“Jadwal kegiatan pengangkutan sampah akan kami tambah hingga malam hari, dan kami juga menambah petugas kebersihan yang bertugas,” imbuhnya.
Lebih lanjut Adhi menjelaskan, meski saat ini sudah memasuki bulan Ramadan, volume sampah di Ponorogo belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Karena itu, penambahan frekuensi pengangkutan masih akan menyesuaikan dengan kondisi di TPS maupun TPA.
“Untuk saat ini, selama Ramadan volume sampah belum ada peningkatan yang signifikan. Penambahan frekuensi pengangkutan akan kami sesuaikan dengan kondisi di TPS maupun TPA,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan volume sampah biasanya terjadi saat memasuki masa libur Lebaran, ketika jumlah pemudik yang datang ke Ponorogo mulai meningkat.
“Biasanya peningkatan volume sampah terjadi saat memasuki masa libur Lebaran, ketika jumlah pemudik yang datang ke Ponorogo mulai banyak,” pungkasnya.



